atas1

Gunungkidul Panen Raya Jagung Hibrida

Sabtu, 09 Feb 2019 | 23:38:55 WIB, Dilihat 564 Kali - Oleh Redaktur

SHARE


Gunungkidul Panen Raya Jagung Hibrida Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Dr. Ir. Sumardjo Gatot Irianto, MS., DAA dan Bupati Gunungkidul, Badingah, S.Sos bersama yang melakukan panen raya perdana jagung hibrida seluas 300 ha. Selain itu Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Kementan, Dr. Idha Widi Arsanti, SP., MP serta Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang (Polbangtan Yo-Ma), Dr. Rajiman, SP., MP, Sabtu (9/2/2019). (istimewa)

Baca Juga : Terapi Individu Kurangi Resiko Pengobatan


KORANBERNAS.ID -- Petani di Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Gunungkidul tengah bergembira. Mereka berhasil panen raya perdana jagung hibrida, Sabtu (9/2/2019).

Hadir dalam panen raya tersebut Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI,  Dr. Ir. Sumardjo Gatot Irianto, MS., DAA dan Bupati Gunungkidul, Badingah, S.Sos bersama yang melakukan panen raya perdana jagung hibrida seluas 300 ha. Selain itu Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Kementan, Dr. Idha Widi Arsanti, SP., MP serta Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang (Polbangtan Yo-Ma), Dr. Rajiman, SP., MPDesa Bleberan memiliki potensi luas lahan jagung seluas 748 ha.

Kepala Dinas Pertanian DIY, Kepala Dinas Pertanian Gunungkidul, Dandim Gunungkidul, Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang, Kepala BPTP Yogyakarta dan Kepala Balai Karantina Pertanian Yogyakarta juga ikut serta.

Sebagai salah satu kabupaten penyangga pangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Gunungkidul merupakan salah satu penghasil jagung terbesar di propinsi ini. Produktivitas jagung pipil kering Gunungkidul tahun ini rata-rata mencapai 4,6 ton – 4,9 ton per hektar.

Menurut data dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, luas tanam jagung tahun 2019 diperkirakan mencapai 46.674 ha. Kecamatan Playen merupakan salah satu kecamatan produsen jagung yang memiliki kontribusi cukup besar dalam produksi jagung di Kabupaten Gunungkidul. Tahun 2019, luas tanam jagung di Kecamatan Playen mencapai 2.726 ha.

Badingah menyampaikan panen jagung tahun ini lebih bagus dari tahun sebelumnya. Produktivitas jagung tahun ini mencapai sekitar 4,6 – 4.9 ton.

"Sehingga kami optimis bahwa produksi jagung tahun ini akan meningkat dibandingkan tahun lalu,” jelasnya.

Sementara Gatot Irianto di sela-sela panen raya tersebut menyampaikan, pemerintah terus menggalakkan program upaya khusus dalam rangka meningkatkan produktivitas dan produksi Pajale termasuk jagung.

"Bantuan benih, saprodi dan alsintan terus digelontorkan oleh Kementerian Pertanian dalam upaya menjaga produksi pajale,” ungkapnya.
 
Idha menambahkan, pemerintah melalui Kementerian Pertanian senantiasa mendukung peningkatan produksi jagung dengan program-program seperti upaya khusus.

“Desa Bleberan merupakan salah satu desa yang mendapatkan bantuan pengembangan jagung hibrida seluas 50 ha dari Kementerian Pertanian,” paparnya.(*/yve)



Sabtu, 09 Feb 2019, 23:38:55 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 579 View
Terapi Individu Kurangi Resiko Pengobatan
Sabtu, 09 Feb 2019, 23:38:55 WIB Oleh : Sari Wijaya 1022 View
Hasil Penelitian Siswa SMAN 2 Bantul Dipamerkan
Sabtu, 09 Feb 2019, 23:38:55 WIB Oleh : Sholihul Hadi 972 View
Apa Hubungan Politik dengan Keris? Ini Jawaban Hasto Kristiyanto

Tuliskan Komentar