apbd-temanggung-surplus-defisit-rp-60-miliarKetua DPRD Yunianto menandatangani berkas penetapan APBD tahun anggaran 2020. (endri yarsana/koranbernas.id)


endri

APBD Temanggung Surplus Defisit Rp 60 Miliar

SHARE

KORANBERNAS.ID -- DPRD Kabupaten Temanggung akhirnya menerima Keputusan Badan Anggaran mengenai Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Temanggung tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Temanggung tahun anggaran 2020 dengan surplus defisit anggaran Rp 60 miliar.

Keputusan itu diambil setelah laporan Badan Anggaran DPRD Temanggung diterima dan mendapat persetujuan semua fraksi dalam rapat paripurna, Senin (11/11 ), di ruang rapat DPRD Temanggung. Rapat dipimpin ketua Dewan, Yunianto, didampingi para wakil ketua dan dihadiri Bupati, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan Pimpinan OPD serta diikuti segenap anggota Dewan.


Baca Lainnya :

Pelapor Badan Anggaran, Slamet Eko Wantoro, menjelaskan setelah melalui pembahasan secara intensif bersama eksekutif akhirnya memutuskan tentang Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Temanggung tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Temanggung tahun anggaran 2020 dengan surplus defisit anggaran Rp 60 miliar.

Adapun proyeksi pendapatan sebesar Rp 1,921 triliun dengan perincian pendapatan Asli Daerah Rp 266,9 miliar, dana perimbangan Rp 1,185 triliun serta lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp 469,03 miliar. Pos anggaran belanja ditetapkan sebesar Rp 1,981 triliun dengan rincian belanja tidak langsung Rp 1,244 triliun, belanja langsung Rp 713,721 miliar. Sedang pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan Rp 75 miliar, pengeluaran pembiayaan Rp 15 miliar hingga pembiayaan neto Rp 60 miliar.


Baca Lainnya :

“Keputusan Badan Anggaran mengenai Raperda APBD 2020 Kabupaten Temanggung selanjutnya diserahkan kepada DPRD untuk mendapatkan persetujuan dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah,” tandasnya.

Menurutnya, Badan Anggaran memandang dari beberapa usulan yang diajukan ekskutif ada yang mendesak untuk diprioritaskan guna mendapatkan kucuran anggaran. Namun juga ada yang belum atau tidak prioritas sehingga disepakati tidak disetujui. Hal tersebut semata-mata demi terwujudnya efisiensi anggaran mengingat anggaran yang dimiliki terbatas.

Sementara itu 6 Fraksi Dewan yakni FPDIP, FPG, FPAN Berkeadilan, FPKB, FPPP, dan Fraksi Nusantara dalam pendapat akhirnya memberikan persetujuan terhadap laporan Badan Anggaran tentang Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Temanggung tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Temanggung tahun anggaran 2020 untuk ditetapkan menjadi Keputusan DPRD.
 

Berdasarkan hal itu, pimpinan rapat Yunianto akhirnya memutuskan bahwa dewan dapat menerima dan menyetujui laporan Badan Anggaran tentang Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Temanggung tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Temanggung tahun anggaran 2020 menjadi keputusan DPRD Temanggung.

Dikemukakan keputusan DPRD tersebut selanjutnya disampaikan kepada Bupati untuk dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, demi terwujudnya masyarakat Temanggung yang semakin sejahtera.

“Menandai ditetapkannya APBD 2020 sesuai ketentuan perundangan maka selanjutnya dilakukan penandatanganan berkas oleh Bupati dan segenap pimpinan DPRD,” ujarnya.

Sedang Bupati HM Alkhadziq dalam sambutannya menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi kepada Badan Anggaran, TAPD maupun DPRD yang telah membahas dan memutuskan mengenai APBD 2020. Keputusan tersebut selanjutnya akan dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, dilandasi semangat kerja untuk membangun guna mewujudkan Temanggung yang toto, titi tentrem ,marem dan gandem supaya kesejahteraan masyarakat lebih meningkat. (eru)


TAGS:

SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini