Bantul Creative Expo 2024 Resmi Dibuka, 10 Juta Bendera Merah Putih Dibagikan

Harapannya Bantul Creative Expo menjadi ajang promosi dan inovasi UMKM.

Bantul Creative Expo 2024 Resmi Dibuka, 10 Juta Bendera Merah Putih Dibagikan
Gerakan pembagian 10 juta bendera dalam pembukaan BCE 2024. (sariyati wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Bupati Bantul Abdul Halim Muslih didampingi Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan SDA Setda DIY Yuna Pancawati resmi membuka Bantul Creative Expo (BCE) 2024 di Komplek Pasar Seni Gabusan Jalan Parangtritis Km 9 Timbulharjo Sewon  Bantul, Kamis (25/7/2024). Event dalam rangkaian Hari Jadi ke-193 Bantul ini akan berlangsung hingga 4 Agustus mendatang.

Dalam kesempatan itu dibagikan bendera merah putih dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bantul. Total sejumlah 10 ribu berbagai ukuran dan dibagikan dalam berbagai event yang ada di Kabupaten Bantul.

Di antaranya saat pembukaan BCE 2024. Ini merupakan bagian dari gerakan pembagian 10 juta bendera sebagaimana tertera dalam Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 400.10.1.1/2152/SJ Tanggal 8 Mei 2024.

Kemendagri melalui Ditjen Politik dan dan Pemerintahan Umum (Ditjen Politik dan PUM) melaksanakan Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih Tahun 2024 yang dilaksanakan mulai 1 Juni sampai  17 Agustus 2024.

Kegiatan nasional ini melibatkan partisipasi aktif dari berbagai lapisan masyarakat termasuk individu, kelompok, organisasi kemasyarakatan, partai politik, serta unsur pemerintahan dan swasta.

Pembukaan BCE 2024. (sariyati wijaya/koranbernas.id)

"Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mempersatukan masyarakat Indonesia melalui salah satu identitas, simbol dan alat pemersatu masyarakat Indonesia yaitu Bendera Merah Putih," kata St Heru Wismantara MM, Kepala Bakesbangpol Bantul.

Gerakan ini dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia. Juga untuk menggugah rasa cinta tanah air dan meningkatkan semangat nasionalisme seluruh masyarakat Indonesia.

Usai menerima bendera, para tamu undangan kemudian mengibaskan bersama-sama di tempat acara. Tampak di antaranya Kapolres Bantul AKBP Michael R Risakotta SH SIK, Dandim 0729/Bantul Letkol Inf Muhidin MIP dan jajaran Forkompinda Bantul, Sekda dan para kepala OPD.

Fenty Yusdayati MT selaku Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan yang juga PLT Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul mengatakan  DKUKMPP Bantul menargetkan transaksi pada Bantul Creative Expo (BCE) 2024 mencapai Rp 2,5 miliar.

Jumlah tersebut lebih tinggi dari perolehan omzet tahun lalu yakni di angka Rp 2,4 miliar.Target pengunjung tahun ini sejumlah 130 ribu orang. Adapun peserta 291 stan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih membuka BCE 2024. (sariyati wijaya/koranbernas.id)

"Dari keseluruhan stan, 190 di antaranya akan diisi oleh UMKM swasta yang menyajikan produk-produk kerajinan, makanan, minuman, fesyen, dan barang-barang kebutuhan rumah tangga. Lalu 101 stan untuk UMKM binaan DKUKMP Bantul, OPD, perbankan, UKM, Dekranasda, serta asosiasi UMKM lainnya," katanya.

Harapannya Bantul Creative Expo menjadi ajang promosi dan inovasi UMKM. Dengan UMKM yang semakin maju, Kabupaten Bantul dapat mewujudkan cita-cita sebagai Kota Kreatif Dunia serta meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) masyarakat Bantul.

Bupati  dalam sambutanya mengatakan BCE merupakan event tahunan yang ditunggu-tunggu oleh seluruh masyarakat. Bantul sudah lama dikenal sebagai Kabupaten kreatif craft serta sebagai kota seni dengan ekosistem yang bagus. "Event ini menjadi penting bagi pembangunan di Kabupaten Bantul," katanya. (*)