Bantuan Hibah DKPP Klaten 2025 Total Rp 10,5 Miliar, Bupati: Jangan Disewakan
Dalam rangka mensukseskan program pemerintah pusat di bidang ketahanan pangan.
KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo didampingi Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto menyerahkan secara simbolis bantuan hibah Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) tahun 2025 kepada kelompok di Kabupaten Klaten. Total bantuan yang diserahkan senilai Rp 10,5 miliar.
Penyerahan bantuan berlangsung di halaman DKPP Kabupaten Klaten, Selasa (25/11/2025). Tampak hadir dalam acara tersebut Kepala DKPP Iwan Kurniawan, sejumlah pimpinan OPD dan jajaran DKPP Kabupaten Klaten.
Dalam sambutannya, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo mengatakan bantuan tersebut diberikan kepada berbagai kelompok. Mulai dari RMU, sepeda motor roda tiga, cultivator, rotary, bibit ikan, bibit padi.
"Alhamdulillah, ini memang program kami dalam rangka mensukseskan program pemerintah pusat di bidang ketahanan pangan. Hari ini kami berkomitmen menggulirkan kurang lebih Rp 10 Miliar," kata bupati.
Harapannya, masyarakat, kelompok tani bisa bergerak sehingga kemandirian pangan di Kabupaten Klaten bisa terbentuk dan kesejahteraan masyarakat meningkat.
Evaluasi lapangan
Setelah bantuan diserahkan, kata bupati, akan ditindaklanjuti dengan evaluasi di lapangan. Tujuannya, untuk mengetahui programnya efektif apa tidak, jalan apa tidak, ada masalah apa tidak dan lain sebagainya. “Kalau memang masih bagus dan program ini relevan dalam membantu pemerintah pusat, tentu akan didukung,” ungkapnya.
Dia berpesan bantuan hibah harus digunakan sesuai fungsinya. “Jangan sampai disewakan, jangan sampai diperjualbelikan. Kalau bantuan bibit dibesarkan, bantuan ternak dikembangbiakkan agar kemudian nilai ekonominya semakin bertambah dan ada keberlanjutannya sehingga kesejahteraan masyarakat semakin meningkat," pesan “bupati.
Sementara itu, Kepala DKPP Iwan Kurniawan menyampaikan bantuan hibah senilai Rp 10,5 miliar tersebut untuk pembangunan RMU (Rice Mill Unit) dan peralatan senilai Rp 688,1 juta, 37 unit sepeda motor roda tiga senilai Rp 1,27 miliar untuk 37 kelompok tani, bantuan 100 ekor ternak domba kepada 20 kelompok masing-masing kelompok menerima 5 ekor senilai Rp 262,5 juta, bantuan pembudidayaan bibit lele kepada 30 kelompok senilai Rp 788 juta.
Kemudian, bantuan pembangunan Desa B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) untuk 25 Kelompok Wanita Tani (KWT) senilai Rp 1,8 miliar, bantuan 26 unit cultivator senilai Rp 639,3 juta, bantuan pembangunan jalan usaha tani senilai Rp 1,7 miliar untuk 15 kelompok tani dan bantuan pembangunan sumur sibel untuk 40 kelompok tani senilai Rp 473,3 juta.
Launching aplikasi
Pada saat bersamaan, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo dan Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto melaunching aplikasi Simas Tampan milik DKPP Kabupaten Klaten.
Aplikasi Simas Tampan atau Sistem Informasi Ketahanan Pangan dan Pertanian berisi tentang data komplet, seperti data produksi, data ketersediaan bahan pangan, survei pasar, perkembangan organisme penggerak tanaman, peternakan dan alat produksi pertanian secara komplit. "Sekali klik pakai barcode, datanya ada semua," kata Iwan. (*)
Masal Gurusinga
