Bantu Petani dengan Teknologi Digital, Kominfo Panen Raya di Bantul

Petani dapat mengakses laman web yang terintegrasi dengan perangkat sensor tanah portabel menggunakan smartphone.

Bantu Petani dengan Teknologi Digital, Kominfo Panen Raya di Bantul
Kominfo dan Pemkab Bantul panen raya Peningkatan Adopsi Teknologi Digital Sektor Strategis Pertanian, Selasa (3/9/2024). (istimewa)

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI melalui Direktorat Ekonomi Digital menggelar acara bertajuk Panen Raya Peningkatan Adopsi Teknologi Digital Sektor Strategis Pertanian, Selasa (3/9/2024), di Balai Pertemuan Warga Dusun Bungkus Bantul. Kegiatan itu diselenggarakan dalam upaya mendukung pertanian berkelanjutan dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Indonesia.

Ini merupakan rangkaian puncak program Peningkatan Adopsi Teknologi Pertanian Kementerian Kominfo. Tujuan program tersebut untuk menyukseskan pengembangan dan pemanfaatan teknologi digital pada sektor ekonomi dan bisnis dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi.

Diikuti seratus petani dari enam kelompok petani komoditas bawang merah dan cabai di Kabupaten Bantul, Kementerian Kominfo berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian dan Startup Digital Inaero Agri.

Inaero berperan memfasilitasi pemanfaatan perangkat Internet of Things (IoT) berupa sensor tanah portabel kepada para petani dari Desa Parangtritis, Dukuh Duwuran dan Grogol.

Kondisi tanah

Pemanfaatan alat sensor tanah berfungsi untuk mengetahui kondisi tanah secara real time dengan menampilkan tujuh parameter penting pengolahan lahan. Di antaranya suhu tanah, nitrogen, fosfor, kalium, keasaman/pH, kadar air (VWC) dan konduktivitas listrik (EC).

"Untuk mengetahui hasil pengukuran, petani dapat mengakses laman web yang terintegrasi dengan perangkat sensor tanah portabel menggunakan smartphone android melalui jaringan lokal secara real time," kata Dikki Rukmana, Ketua Tim Transformasi Digital Sektor Pertanian Maritim Logistik Direktorat Ekonomi Digital Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Melalui keterangan tertulisnya, Rabu (4/9/2024), Dikki mengungkapkan melalui acara Panen Raya ini Kominfo berharap dapat membantu petani dan stakeholder terkait dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi penggunaan sumber daya pertanian.

Di antaranya memenuhi kebutuhan jumlah pupuk yang tepat guna dikarenakan adanya pengambilan keputusan berdasarkan informasi yang jelas.

Petani peneliti

Ini juga menjadi bagian dari program berkelanjutan pemerintah untuk mendorong kolaborasi antar-pemangku kepentingan. Selain itu, juga  membangun jejaring antara petani, peneliti, perusahaan teknologi dan pemerintah untuk bekerja sama memajukan sektor pertanian melalui teknologi digital.

“Sebagai inovasi terkini, Sensor Tanah Portabel melalui penyediaan informasi kondisi tanah secara real time dapat juga membantu memprediksi serangan hama penyakit tanaman melalui monitoring pH, kelembaban dan suhu tanah,” ujarnya.

Pada kesempatan sosialisasi kali ini, hadir Ketua Tim kerja Penerapan Teknologi Sayuran Umbi Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian, Ardi Julianto, Kepala Dinas Kominfo Bantul, Bobot Ariffi Aidin, Kepala Dinas Pertanian Bantul Joko Waluyo, Dosen Fakultas Sains & Teknologi UIN Bandung, Budy Frasetya Taufiq Qurohman. (*)