Kamis, 04 Mar 2021,

vaksinasi-tak-menjamin-kebal-covid19Juru bicara (jubir) penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo, dr Tolkha Amaruddin SpTHT-KL.(wahyu nur asmani/koranbernas.id)


Wahyu Nur Asmani EW
Vaksinasi Tak Menjamin Kebal Covid-19

SHARE

KORANBERNAS.ID,PURWOREJO --Vaksinasi Covid-19 tidak menjamin penerima menjadi kebal terhadap virus asal Wuhan China tersebut. Terbukti para tenaga kesehatan (nakes)  yang bertugas di Puskesmas Kecamatan Bener beberapa orang terpapar Covid-19, padahal sudah melakukan vaksinasi Covid-19 sebanyak 2 kali.

Akibatnya puskesmas Bener ditutup sejak Senin (15/2/2021). Puskemas itu dibuka kembali Senin (22/2/2021) mendatang. 


"Tak ada jaminan seseorang yang sudah divaksinasi Covid-19, tidak terjangkit virus tersebut. Imun tubuh penerima terbentuk setelah tujuh (7) minggu vaksinasi," papar dr Tolkha Amaruddin SpTHT-KL juru bicara (jubir) penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo, kepada koranbernas.id melalui sambungan telefon, Kamis (18/2/2021).

Lanjut dia, penerima vaksin di Kabupaten Purworejo, belum ada 7 minggu. Vaksinasi itu sendiri hanya bisa untuk mengurangi resiko terpapar virus tersebut.


Meskipun terpapar positif Covid-19, nakes yang bertugas di Puskesmas Kecamatan Bener bergejala ringan.

"Mereka nakes yang positif Covid-19 melakukan isolasi mandiri selama 10 hari untuk gejala ringan, dan apabila bergejala berat isolasi mandiri selama 14 hari," jelas Tolkha.

Diungkapkan Tolkha, kasus konfirmasi positif di Kabupaten Purworejo masih fluktuatif. Pihaknya terus menghimbau kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, tetap prokes dengan menerapkan pola 5M, yakni mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dengan benar, menjaga jarak minimal 1,5 meter, membatasi mobilitas di tempat umum, dan menjauhi kerumunan atau keramaian.

“Masyarakat juga harus rajin beraktivitas fisik atau olahraga untuk menguatkan daya tahan tubuh,” tegasnya.

Sementara itu, Plh Bupati Purworejo Said Ramadhan mengatakan ada 4 nakes yang bertugas di Puskesmas Bener terpapar positif Covid-19.

"Di Puskesmas Bener petugas di bagi menjadi 4 sif, masing-masing sif bertugas selama 6 jam. Mereka dalam menjalani tugas tentunya kekurangan tenaga, daripada mereka kelelahan, mending di tutup saja," terang Said.

Dia melanjutkan untuk masyarakat yang membutuhkan pelayanan bisa menghubungi puskesmas terdekat seperti Puskesmas Loano atau lainnya. Penutupan pelayanan Puskesmas juga sudah terjadi di beberapa tempat, seperti Puskesmas Banyuurip, Sruwoh, Butuh dan lain sebagainya.(") 



SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini