Perluas Ekspansi, Lilla Buka Toko Fisik Perdana di Yogyakarta
Memperkenalkan konsep terbaru pengalaman belanja mom & baby berbasis tahapan motherhood yang Lebih nyaman dan relevan.
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA – Setelah Jakarta, Lilla kini memperluas jangkauan dengan membuka toko fisik perdana di Yogyakarta tepatnya di Pakuwon Mall Jogja lantai 1. Ekspansi ini menjadi langkah strategis memperkuat posisi Lilla sebagai Trusted Mom’s Companion for Every #MOMent. Pembukaan dilakukan langsung oleh Co-Founder & CEO Social Bella, Christopher Madiam dan CEO of Lilla, Chrisanti Indiana, Rabu (22/4/2026).
“Langkah ini sekaligus memperkenalkan konsep terbaru Lilla yang mengimplementasikan pendekatan berbasis motherhood stages di toko fisiknya, juga untuk menghadirkan akses yang lebih luas terhadap ekosistem mom & baby yang terkurasi di Yogyakarta,” ungkap Chrisanti Indiana.
Melalui siaran pers, Rabu (22/4/2026), Chrisanti menjelaskan pemilihan Yogyakarta sebagai lokasi ekspansi didasarkan pada potensi pertumbuhan kategori mom & baby yang terus menunjukkan tren positif.
Lilla menawarkan berbagai pilihan produk, mulai dari kategori Pregnancy & Breastfeeding, MPASI, dan Lil’ Ones. Sebagai bagian dari pengembangan ekosistemnya, Lilla juga menghadirkan kategori baru, Play & Learn, yang menawarkan beragam mainan edukatif seperti sensory toys, board books, puzzle hingga activity sets untuk mendukung proses belajar anak dan bereksplorasi sesuai tahap usianya.
Platform mom & baby, Lilla, bagian dari Social Bella Indonesia resmi memperluas jangkauannya dengan membuka toko fisik perdana di Pakuwon Mall Jogja lantai 1, Rabu (22/4/2026). (istimewa)
“Menurut data internal Lilla, baby care serta perlengkapan esensial bayi menjadi yang paling diminati, khususnya bagi first-time moms. Melalui Lilla store dengan konsep terbaru ini, para moms dapat mengikuti alur belanja yang lebih intuitif tanpa perlu mencari produk secara terpisah,” tambahnya.
Setiap area, lanjut dia, dirancang sebagai sebuah “journey” yang membantu moms tidak hanya menemukan produk tetapi juga memahami fungsi dan relevansinya di setiap fase. Pendekatan berbasis motherhood stages ini juga menjawab kebutuhan moms yang semakin mengutamakan pengalaman berbelanja yang lebih terarah dan relevan, di mana eksplorasi produk dan insight berjalan beriringan dalam satu alur yang seamless.
Chrisanti menyebutkan, dengan luas mencapai 198,2 meter persegi, toko fisik Lilla di Yogyakarta menyediakan lebih dari 120 brand dan 2.500+ produk mom & baby yang telah melalui proses kurasi ketat serta memenuhi standar keamanan melalui sertifikasi resmi seperti BPOM, Kementerian Kesehatan dan SNI.
Toko fisik Lilla di Yogyakarta menyediakan lebih dari 120 brand dan 2.500+ produk mom & baby yang telah melalui proses kurasi ketat serta memenuhi standar keamanan. (istimewa)
Selain produk dan edukasi, menurut Chrisanti, Lilla juga memberikan dukungan lewat komunitas melalui Lilla Moms Club, platform berbasis WhatsApp Group yang menjadi ruang aman bagi para moms untuk berbagi pengalaman, bertanya, dan saling mendukung dalam setiap perjalanan motherhood.
Ini karena saat ini peran komunitas juga semakin penting dan menjadi salah satu support system dalam perjalanan motherhood. “Kami berharap kehadiran Lilla di Yogyakarta dapat menjadi pendamping bagi para moms dalam setiap tahap motherhood, sehingga mereka dapat merasa lebih yakin, tenang, dan tidak merasa menjalani perjalanan ini sendirian,” kata Chrisanti.
Diketahui, di tengah banyaknya informasi dan pilihan produk mom & baby, tidak sedikit moms terutama first-time moms menghadapi tantangan dalam menentukan produk yang tepat, aman dan sesuai dengan kebutuhan di setiap tahap motherhood.
Chrisanti menambahkan, perilaku ini juga tercermin dalam keputusan pembelian, di mana 63 persen moms kini membeli kebutuhan mom & baby secara mandiri. Seiring dengan itu, frekuensi belanja online pun meningkat, dengan 36 persen ibu di Indonesia berbelanja online sebanyak 2-4 kali per bulan.
Untuk melengkapi pengalaman berbelanja, Lilla memberikan berbagai fasilitas interaktif. (istimewa)
Di sisi lain, data Compas.co.id memproyeksikan pertumbuhan penjualan produk ibu dan bayi di berbagai lokapasar mencapai 55 persen pada 2025 (YoY), khususnya pada kategori popok dan perawatan kulit bayi seperti sabun, sampo dan lotion.
Tren ini juga diiringi dengan pergeseran preferensi konsumen, di mana pencarian terhadap produk ‘organik’, ‘alami’, dan ‘hypoallergenic’ semakin meningkat, mencerminkan kebutuhan akan produk yang lebih aman dan berkualitas.
Menjawab kebutuhan tersebut, Lilla, platform mom & baby bagian dari Social Bella Indonesia, hadir dengan pendekatan yang lebih terkurasi dan relevan melalui ekosistem terintegrasi yang menggabungkan edukasi, kurasi produk, serta dukungan komunitas. Pendekatan ini dirancang untuk membantu moms menjalani motherhood dengan lebih percaya diri.
“Kami melihat tantangan utama moms saat ini bukan lagi kekurangan informasi, melainkan bagaimana menyaring informasi dan produk yang benar-benar relevan dan terpercaya. Lilla hadir sebagai platform omnichannel retail mom & baby dengan pendekatan berbasis motherhood stages, di mana setiap solusi mulai dari edukasi, kurasi produk hingga pengalaman berbelanja, disesuaikan dengan kebutuhan di setiap tahapnya,” ujar Chrisanti.
Skala besar
Social Bella adalah perusahaan terdepan dalam lanskap teknologi kecantikan terintegrasi. Didirikan tahun 2015, bisnis Social Bella berkembang dari e-commerce kecantikan dan perawatan diri terkemuka di Indonesia menjadi ekosistem kecantikan dan perawatan diri online dan offline berskala besar dan berkelanjutan dengan jutaan pengguna.
Di Indonesia, Social Bella memiliki beberapa pilar bisnis yang terus berkembang. Pertama, SOCO, yaitu superapp kecantikan yang dapat membantu pengguna menikmati pengalaman kecantikan secara holistik. Kedua, Beauty Journal berupa media online terkemuka untuk kecantikan dan gaya hidup dengan layanan pemasaran O2O dari hulu ke hilir. Ketiga, Sociolla, omnichannel retailer terkemuka di Indonesia untuk kecantikan dan perawatan diri, dengan 150+ toko omnichannel di lebih dari 60 kota di Indonesia, melayani jutaan beauty enthusiast di Indonesia.
Sociolla berekspansi ke Vietnam pada Oktober 2020 dan dengan cepat mewarnai industri kecantikan Vietnam dengan komitmen 100 persen produk terdaftar di Kementerian Kesehatan. Keempat, Lilla, yaitu ekosistem yang dibangun oleh ibu untuk ibu dengan toko omnichannel pertama dibuka pada tahun 2022.
Social Bella juga dianugerahi Most Responsible Brand 2022 (Kategori E-Commerce) oleh Award4Change atas inisiatif dan komitmennya yang besar dalam menerapkan prinsip ekonomi sirkular dan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab di Indonesia.
Selain itu, Social Bella juga menempati posisi pertama dalam Daftar Startup Teratas LinkedIn di Indonesia pada tahun 2021 dan menempati posisi keenam pada tahun 2022. Perusahaan ini juga dianugerahi Penghargaan Disruptor untuk A-List: Startup Tahap Pertumbuhan Paling Menjanjikan Forbes Indonesia 2019 bersama dengan perusahaan baru terkemuka lainnya startup.
-@Berita
