MPP Klaten Dipenuhi Peserta PBI-JK Non Aktif
Dari puskesmas kok ada tagihan, katanya kartunya sudah tidak aktif.
KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Ratusan warga Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) non aktif masih memenuhi Kantor Mal Pelayanan Publik (MPP) di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di Jalan Mayor Kusmanto Klaten, Kamis (19/2/2026). Mereka mendatangi kantor yang bersebelahan dengan Gedung Wanita Klaten itu bermaksud untuk mengurus pengaktifan kembali (reaktivasi) kepesertaan PBI-JK.
Masih banyaknya warga yang datang karena peserta PBI-JK non aktif di Kabupaten Klaten mencapai 52.376. Ditemui di halaman MPP Klaten, Sulis, warga Desa Keden Kecamatan Pedan mengatakan dirinya datang di MPP mengantarkan sang istri bernama Sri Utami untuk mengurus pengaktifan kembali kepesertaan JBI-JK.
Pengaktifan kembali kepesertaan JBI-JK dikarenakan beberapa warga lalu, saat sang istri berobat di Puskesmas Pedan menerima tagihan akibat sudah tidak aktifnya KIS yang dimiliki.
"Istri saya habis sakit dan masih kontrol di puskesmas (Puskesmas Pedan). Tapi dari puskesmas kok ada tagihan, katanya kartunya sudah tidak aktif," kata Sulis.
Belum buka
Merasa kebingungan, Sulis pun mengantar sang istri ke MPP Klaten untuk mengurus pengaktifan kembali (reaktivasi). Berharap proses kepengurusan bisa cepat selesai, Sulis dan istri berangkat dari rumah pukul 06:30 naik sepeda motor.
"Sampai sini (MPP Klaten) jam tujuh kurang sedikit, dan kantor belum buka. Akhirnya saya tunggu dan dapat nomor antrean 150. Saya kira tadi dapat nomor 50-an," ujarnya.
Senada diungkapkan Joko, warga Trucuk. Kepada koranbernas.id, dia mengatakan hal yang sama. Dia datang ke MPP mengantar istri yang kartu KIS-nya non aktif.
Kepala DPMPTSP Klaten, Sri Purwanto, mengatakan pembatasan pengurusan kartu KIS non aktif setiap harinya disebabkan jumlah akun dari BPJS terbatas, jumlah ruang tunggu terbatas dan agar tidak mengganggu pemohon lain di MPP.
Langkah percepatan
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3APPKB) Klaten, Puspo Enggar Hastuti SE, mengatakan masih banyaknya warga yang mendatangi Kantor MPP setiap hari untuk mengaktifkan kembali kartu KIS-nya dikarenakan keterbatasan akun.
Dia berharap setelah zoom dengan Kemensos dan BPS, Kamis (19/2/2026), ada langkah percepatan dengan kepengurusan reaktivasi di kantor desa atau kelurahan masing-masing tanpa harus datang ke kabupaten. (*)
Masal Gurusinga
