Kala Ketua DPR Jadi Guru Dadakan Ajarkan Sejarah

Kala Ketua DPR Jadi Guru Dadakan Ajarkan Sejarah

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Sebuah cara unik ditempuh Ketua DPR RI Puan Maharani untuk mengajarkan makna dan semangat kepahlawanan. Saat kunjungan kerja ke Yogyakarta, Kamis (11/11/2021), Puan menyempatkan diri menjadi seorang guru.

Wanita berusia 48 tahun itu menjadi guru dadakan kala meninjau kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN 1 Godean Kabupaten Sleman. “Siapa yang tahu Hari Pahlawan diperingati setiap tanggal berapa?” tanya Puan kepada siswa yang mengikuti PTM.

Seorang siswa kemudian sigap menjawab. Puan juga melemparkan pertanyaan siapa yang menjahit bendera Merah Putih untuk pengibaran bendera saat proklamasi kemerdekaan Indonesia. “Ibu Fatmawati,” jawab seorang siswa bernama Rafan.

Sebagai penyemangat, siswa yang berhasil menjawab pertanyaan diberi hadiah handphone, sementara untuk seluruh siswa lain yang hadir di kelas mendapat tas dan peralatan tulis.

Puan lantas berpesan kepada anak-anak murid untuk mengetahui nama dan peran pahlawan yang memperjungkan kemerdekaan Indonesia.

"Karena semua pahlawan kita itu orang-orang pintar semua. Mereka dulu tetap belajar walaupun belum ada sekolah. Sekarang kalian sudah di sekolah jadi harus belajar yang rajin,” tutur ibu dua orang anak ini.

Wanita pertama yang menjadi Ketua DPR  ini pun membagikan sejumlah laptop untuk dipergunakan pihak sekolah. Puan juga mendapat sebuah buku kumpulan cerpen pendidikan budi pekerti karya guru SDN 1 Godean.

“Belajar yang rajin ya. Dan ingat untuk selalu menjaga protokol kesehatan selama belajar di sekolah. Bukan hanya di sekolah tapi dalam perjalanan ke sekolah juga tetap harus jaga protokol kesehatan. Seperti pakai masker dan jangan berkerumun,” tandasnya. (*)