Jumat, 17 Sep 2021,


ibuibu-bijaklah-memakai-uangWorkshop program Literasi Keuangan #IbuBerbagiBijak di Roaster and Bear, Selasa (3/9/2019).(yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)


yvesta
Ibu-ibu, Bijaklah Memakai Uang

SHARE

KORANBERNAS.ID -- Perempuan seringkali mendapatkan predikat boros dan sulit mengatur keuangan karena hobi belanja. Karenanya manajemen pengaturan perlu disiapkan agar tidak sembarangan menggunakan uang.


Literasi keuangan ini perlu dikampanyekan oleh semua pihak. Sebab dengan pengaturan keuangan secara arif maka akan mengurangi resiko masalah keuangan.

  • Disertasi Kontroversial Abdul Aziz akan Direvisi
  • Siswa Papua Berharap Tanah Cendrawasih Kondusif

  • "Program yang mengedukasi perempuan untuk berbagi pengetahuan seputar manajemen keuangan sangatlah penting," ujar Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia, Riko Abdurrahman dalam program Literasi Keuangan #IbuBerbagiBijak di Roaster and Bear, Selasa (3/9/2019).

    Workshop bagi perempuan, menurut Riko jadi salah satu upaya untuk meningkatkan literasi keuangan. Melalui program #IbuBerbagiBijak di tahun ketiga penyelenggaraan contohnya, para pelaku usaha perempuan di bawah naungan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Yogyakarta coba digandeng.

  • The Jive Society Jakarta Vol 4 Sambangi Jogja
  • Akseptor KB MOW Jadi Prioritas

  • Workshop tersebut tidak hanya mengedukasi seputar pengetahuan manajemen keuangan yang mendasar. Para perempuan juga belajar untuk cerdas dalam mengakses produk/layanan jasa keuangan yang sesuai dengan kemampuan.

    "Mereka belajar pentingnya pemahaman akan perlindungan konsumen dalam mendukung pengembangan bisnis yang berkelanjutan," tandasnya.

    Riko menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan OJK dan BI untuk memperluas program #IbuBerbagiBijak tahun ini. Yakni dengan menggandeng para pelaku usaha perempuan dan Komunitas UMKM.

    "Kami meyakini bahwa mereka adalah salah satu pihak yang dapat berperan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja di masa mendatang. Workshop kali ini juga kami gelar di Yogyakarta, mengingat posisinya sebagai salah satu pusat ekonomi kreatif dan kewirausahaan," jelasnya.

    Sementara Sementara itu, Rihari Wulandari, Kepala Bidang UKM dari Dinas Koperasi, UKM, Dan Nakertrans Kota Yogyakarta mengatakan, apabila dalam berkreasi membuat usaha rumahan tidak disertai pengetahuan dan pemahaman literasi keuangan yang baik, maka keuntungan yang didapat tidak akan maksimal, bahkan bisa saja menyebabkan cashflow yang berantakan.

    "Kami sangat berterima kasih untuk melibatkan kami di program #IbuBerbagiBijak yang sarat manfaat, bukan hanya untuk keuangan usaha tetapi juga keuangan keluarga," imbuhnya.(yve)


    TAGS:

    SHARE



    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini