Sabtu, 05 Des 2020,


dosen-umby-berbicara-di-kancah-nasionalDosen UMBY, Aditya Putra Kurniawan ikut tampil sebagai pembicara dalam Rakor Teknis tentang stunting. (istimewa)


Sariyati Wijaya

Dosen UMBY Berbicara di Kancah Nasional


SHARE

KORANBERNAS.ID, BANTUL--Seorang dosen dari Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY), Aditya Putra Kurniawan, MSH, Couns, dipercaya Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia menjadi salah satu narasumber dalam Rapat Koordinasi Teknis dengan tema “Membangun dan Memperkuat Komitmen dalam Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (stunting)”.

Acara dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma'ruf Amin, dihadiri narasumber lainnya yaitu Ir Agustina Erni Susiyanti, M.Sc dari Deputi Bidang Kesetaraan Gender KPPPA, Prof Dr Ismi Dwi Astuti Nurhaeni, M.Sc Dekan Fisip UNS, dan Drs Mitran Tuna Pjs Bupati Gorontalo.


Baca Lainnya :

    Rapat Koordinasi Teknis ini diikuti oleh gubernur dan 12 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari 34 provinsi, serta bupati/walikota dan 12 OPD dari 103 kabupaten/kota yang menjadi lokasi prioritas.

    “Alhamdulillah salah satu dosen kami dipercaya berbicara di kancah nasional. Ini bentuk kepercayaan kepada UMBY,”kata Humas UMBY Widarta di Kampus 1 Jalan Wates KM 10 Sedayu Bantul, Jumat (23/10/2020)


    Baca Lainnya :

      Rakor ini digelar secara virtual pada Kamis (22/10/2020). Dalam kesempatan itu Aditya menyampaikan materi terkait dengan pengarusutamaan gender dengan materi berjudul “Gender dalam Budaya Patriarki: Tantangan Bersama Dalam Pencegahan Stunting di Indonesia”.

      “Percepatan pencegahan anak kerdil merupakan prioritas nasional yang sedang dilaksanakan oleh pemerintah pada saat ini. Target yang sudah ditetapkan dalam RPJMN 2020-2024 adalah menurunkan prevalensi stunting menjadi 14 persen pada tahun 2024,”urai Adit.

      Saat ini, terdapat 260 kabupaten/kota yang menjadi lokasi prioritas pelaksanaan Program Percepatan Pencegahan Stunting. Untuk tahun 2021, pemerintah telah menetapkan 100 kabupaten/kota sebagai lokasi prioritas baru yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional nomor Kep.42/M.PPN/HK/04/2020 tanggal 9 April 2020 tentang Penetapan Perluasan Kabupaten/Kota Lokasi Fokus lntervensi Penurunan Stunting Terintegrasi Tahun 2021.

      Maka kegiatan rakor dilakukan dengan tujuan untuk membangun komitmen bersama dan meningkatkan koordinasi dalam pelaksanaan konvergensi percepatan pencegahan anak kerdil.

      "Harapannya, dengan kegiatan ini, program percepatan pencegahan anak kerdil di tingkat kabupaten/kota dan desa/kelurahan dapat terlaksana dengan baik. Kegiatan ini juga dapat menjadi bekal bagi pemerintah daerah untuk melakukan percepatan pencegahan stunting,”kata Adit. (*)

       

       



      SHARE
      '

      BERITA TERKAIT

      Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

      Tulis Komentar disini