atas1

PDAM Purworejo Menciptakan Mesin Penyemprot Disinfektan Otomatis

Sabtu, 28 Mar 2020 | 12:04:12 WIB, Dilihat 347 Kali
Penulis : W Asmani
Redaktur

SHARE


PDAM Purworejo Menciptakan Mesin Penyemprot Disinfektan Otomatis Direktur Utama Perusda PDAM Tirta Perwitasari Kabupaten Purworejo, Hermawan Wahyu Utomo, berada di bawah alat penyemprot disinfektan otomatis. (w asamani/koranbernas.id)

Baca Juga : Purworejo Tanggap Darurat Sampai 29 Mei 2020


KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Pelangan dan tamu Perusahaan Daerah PDAM Tirta Perwitasari Kabupaten Purworejo, tidak lagi wajib cuci tangan menggunakan sabun jika bertamu. Kini Perusda PDAM tersebut telah menciptakan Automatic Sanitizer Machine (ASM) atau alat penyemprot disinfektan otomatis. ASM tersebut menggunakan sensor gerak yang disambung dengan mesin pompa penyemprot hama padi.

Alat tersebut dipasang di atas teras menuju pintu masuk. Jika ada bayangan dibawahnya, maka secara otomatis mesin pompa akan menyemprotkan disinfektan terhadap orang yang berada di bawah alat tersebut.

Bagi pelanggan yang datang ke kantor PDAM, diharap berhenti sejenak, sekitar 20 detik, untuk disemprot disinfektan dengan ASM yang dipasang sejak tanggal 25 Maret lalu.

Direktur Utama Perusda PDAM Tirta Perwitasari Kabupaten Purworejo, Hermawan Wahyu Utomo, di ruang kerjanya, Jumat (27/3/2020), mengatakan tujuan dipasangnya ASM agar pelanggan yang masuk kantor steril. "Karena pelanggan langsung disemprot otomatis seluruh tubuh, kalau harus mencuci tangan bisa lupa," kata Wawan, sapaan akrabnya.

Menurut Wawan, ide kreatif dari stafnya tersebut akan ditularkan kepada instansi Pemkab Purworejo yang berminat. "Silahkan dicontoh. Harganya murah, sekitar Rp 3 juta. Untuk merangkai membutuhkan waktu dua sampai tiga hari," terang dirut PDAM tersebut.

 

Komponen yang di butuhkan juga sederhana, yaitu alat semprot, sensor gerak dan bak penampungan.

Masih menurut Wawan, pembuatan alat itu merupakan salah satu dari empat program PDAM dalam rangka ikut memutus penyebaran virus Corona. Empat program tersebut adalah dua program massal dan 2 program internal. Untuk progran internal, menurut Wawan, yaitu pemasangan ASM untuk kelima kantor cabang yang terletak di desa, Kutoarjo, Bagelen, Loano dan Purwodadi.

Program massal yaitu, bersama dengan perusahaan daerah lain ikut menyediakan hand sanitizer dalam tandon air di 15 titik fasum seperti pasar dan terminal. (eru)



Jumat, 27 Mar 2020, 12:04:12 WIB Oleh : W Asmani 303 View
Purworejo Tanggap Darurat Sampai 29 Mei 2020
Jumat, 27 Mar 2020, 12:04:12 WIB Oleh : Sholihul Hadi 308 View
Anak Gajah Ini Tidak Takut Saat Dielus Punggungnya
Jumat, 27 Mar 2020, 12:04:12 WIB Oleh : Masal Gurusinga 759 View
Belajar di Rumah Diperpanjang Hingga 13 April 2020

Tuliskan Komentar