atas

Kerja Tak Beres, Bupati Ini Ancam OPD

Senin, 15 Apr 2019 | 21:19:03 WIB, Dilihat 106 Kali - Oleh Masal Gurusinga

SHARE


Kerja Tak Beres, Bupati Ini Ancam OPD Kepala Bagian Pembangunan Pramana Agus Wijanarko saat menyampaikan sambutan pada acara rakorlak kegiatan triwulan pertama tahun 2019 di Pendopo Pemkab Klaten, Senin (15/4/2019). (masal gurusinga/koranbernas.id)

Baca Juga : Ketimpangan Gender Masih Saja Terjadi


KORANBERNAS.ID -- Bupati Klaten Hj Sri Mulyani merasa prihatin atas kinerja para pejabatnya. Hampir semua pimpinan organisasi pemerintah daerah (OPD) pada triwulan pertama tahun 2019 tidak bisa mencapai target kinerja yang telah dibuat sendiri.

Banyaknya kegiatan di OPD yang tidak mencapai target itu terungkap dalam rapat koordinasi pelaksanaan (rakorlak) kegiatan triwulan pertama tahun 2019 di Pendopo Pemkab Klaten, Senin (15/4/2019)

"Tadi kita ketahui pada triwulan pertama 2019 ada deviasi kegiatan 6 persen dari target. Targetnyanya 25 persen namun realisasinya hanya 19 persen," kata bupati kepada wartawan usai memimpin rakorlak.

Karena banyaknya kegiatan di OPD tidak mencapai target maka bupati menghimbau pimpinan OPD untuk bisa memperbaiki kinerjanya pada triwulan kedua yang dimulai bulan April ini dan seterusnya. Sebab jika pada triwulan kedua juga nanti tidak bisa memperbaiki maka akan dijadikan bahan evaluasi untuk memberikan sanksi pada tahun berikutnya.

"Target itu mereka sendiri yang menyepakati. Kalau besok tetap tidak bisa memperbaiki maka akan ada sanksi buat pimpinan OPD. Monggo disepakati perjanjian kerja kita," pinta bupati.

Bupati menyebut OPD yang kinerjanya masih minus diantaranya Dinas Pendidikan (-8%), Dinas Permasdes (-4%),  Dinas Pariwisata (-8%),  Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (-9%), Dinas Kominfo (-9%), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (-9%), Dinas Perwaskim (-10%).

Kemudian, Dinas Perhubungan (-17%), Dinas Pertanian (-15%), Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (-15%), Badan Kepegawaian Daerah (-17%) dan Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (-20%).

Kepala Bagian Pembangunan Pramana Agus Wijanarko dalam sambutannya mengatakan total anggaran belanja langsung kegiatan APBD 2019 sebesar Rp 821.290.755.500 dengan 775 program dan 2811 kegiatan. Hingga 31 Maret 2019 anggaran yang telah tetealisasi SP2D Rp 43,155 Miliar atau 5,25 persen dan SPJ Rp 42, 845 Miliar atau Rp 5,22 persen.

Dari jumlah tersebut, capaian kegiatan yang masih 0% ada 824 kegiatan atau 29,31%, 1 hingga 25% ada 1376 kegiatan (48,95%), 26 hingga 50% ada 369 kegiatan (13,13%), 51 hingga 75% ada 95 kegiatan (3,38%), 76 hingga 99% ada 64 kegiatan (2,28%) dan kegiatan yang sudah mencapai 100% ada 83 kegiatan (3,95%).

Rakorlak yang dipimpin bupati itu juga dihadiri Sekda Jaka Sawaldi, para asisten sekda, pimpinan OPD, camat, lurah dan pejabat Pembuat Komitmen (PPK). (yve)



Senin, 15 Apr 2019, 21:19:03 WIB Oleh : Nila Jalasutra 120 View
Ketimpangan Gender Masih Saja Terjadi
Senin, 15 Apr 2019, 21:19:03 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 176 View
Pemilu Luar Negeri Bermasalah, KPU Harus Tindak Tegas
Senin, 15 Apr 2019, 21:19:03 WIB Oleh : Endri Yarsana 129 View
CPNS Diminta Bersabar Setahun lagi

Tuliskan Komentar