Sabtu, 19 Jun 2021,


kawal-larangan-mudik-polres-purworejo-gelar-operasi-ketupat-2021 Apel anggota Polres Purworejo menggelar Operasi Ketupat 2021 mulai 6 hingga 17 Mei 2021, Rabu (5/5/2021) bertempat di Mapolres Purworejo.(istimewa)


Wahyu Nur Asmani EW
Kawal Larangan Mudik, Polres Purworejo Gelar Operasi Ketupat 2021

SHARE

KORANBERNAS.ID,PURWOREJO--Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar Operasi Ketupat 2021 mulai 6 hingga 17 Mei 2021. Kegiatan ini dilaksanakan guna menciptakan suasana kondusif, aman dan tertib pada Ramadhan hingga Idulfitri 1442 Hijriah di masa pandemi COVID-19 pasca kebijakan larangan mudik pemerintah.

Kepala Kepolisian Resor Purworejo AKBP Rizal Marito di Loby Mapolres Purworejo, Rabu (5/5/2021) menyebutkan, dalam Operasi Ketupat ini Polres Purworejo menyiapkan 3 Pos Pam, 1 Pos Pelayanan, 1 Pos Terpadu dan 7 Pos Pantau untuk mengantisipasi mudik lebaran.
Ia menjelaskan, 1 titik penyekatan itu merupakan titik "check point" yang disiapkan oleh aparat kepolisian yang terletak di perbatasan provinsi jateng dan DIY.

Kapolres juga menyampaikan, sebelum Operasi Ketupat dilaksanakan, Polri telah melaksanakan Operasi Keselamatan 2021 yang digelar dari tanggal 12 sampai 25 April 2021. Operasi Keselamatan ini berfokus pada sosialisasi larangan mudik kepada masyarakat guna memutus mata rantai penularan COVID-19 di Tanah Air.

Polri berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menunda mudik dan mengisi lebaran berkumpul bersama keluarga di rumah saja. Upaya ini dilakukan agar Indonesia tidak seperti India yang kini diterjang oleh 'tsunami' COVID-19.

Tsunami COVID-19 di India terjadi setelah masyarakatnya yang mayoritas beragama Hindu melakukan ritual keagamaan di sepanjang Sungai Gangga.

"Operasi keselamatan ini memiliki target memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Mencegah masyarakat melaksanakan mudik lebaran 2021 yang tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19," ujarnya.



Menurut data, kekuatan personel yang dilibatkan dalam Operasi Ketupat 2021 sekitar 395 anggota . Jumlah ini merupakan personel gabungan yang terdiri atas, personel Polres dan Polsek Jajaran belum termasuk instansi terkait. Jumlah tersebut masih fluktuatif, kemungkinan ada penambahan.


Adapun personel instansi terkait yang dilibatkan yakni personel TNI, personel Dishub, personel Satpol PP. Operasi Ketupan 2021 juga melibatkan personel dari Dinas Kesehatan,anggota Pramuka, anggota Linmas, petugas Jasa Raharja, petugas Basarnas dan petugas Senkom.(*)




SHARE


'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini