atas

Jelang Natal, Pasokan Pangan di Jogja Aman

Selasa, 04 Des 2018 | 22:05:47 WIB, Dilihat 68 Kali - Oleh Yvesta Putu Sastrosoendjojo

SHARE


Jelang Natal, Pasokan Pangan di Jogja Aman Tim Kemendag bersama sejumlah pejabat DIY melakukan pantauan harga bahan pangan pokok di PT Perusahaan Perdagangan Internasional/PPI (Persero) Yogyakarta, Selasa (4/12/2018). (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Baca Juga : Ada yang Diam, Sibuk Ganggu Temannya


KORANBERNAS.ID -- Kebutuhan pangan menjelang Natal dan Tahun Baru diperkirakan semakin meningkat. Namun jangan khawatir, Kementerian Perdagangan (kemendag) memastikan pasokan pangan di seluruh daerah, termasuk Yogyakarta aman.

Harga bahan pokok (bapok) juga stabil. Hanya ada sedikit peningkatan untuk beberapa komoditi seperti beras premium yang naik antara Rp 200 hingga Rp 600 per kg.

“Dari hasil pantauan kami menunjukkan harga-harga bapok di jogja terkendali dan pasokannya cukup untuk menghadapi natal dan tahun baru nanti," ujar Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kemendag, Indrasari Wisnu Wardhana disela Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) “Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok Menjelang Natal 2018 dan Tahun Baru 2019” di Yogyakarta, Selasa (4/12/2018).

Menurut Wisnu, sejumlah langkah disiapkan Kemendag dalam menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Diantaranya penguatan regulasi dengan melakukan revisi harga acuan di tingkat konsumen sesuai dengan Permendag 96/2018. Selain itu melalui penatalaksanaan dengan melakukan rapat koordinasi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan pelaku usaha serta memfasilitasi BUMN dan pelaku usaha; serta menugaskan Bulog.

"Kami akan terus memperkuat regulasi perdagangan. Kami juga memastikan Permendag ini diimplementasikan dengan baik dan benar oleh para pelaku usaha," ujarnya.

Kemendag juga terus melakukan pemantauan dan pengawasan bersama dengan Satgas Pangan di seluruh wilayah Indonesia, utamanya di 15 Provinsi yang merayakan Natal. Langkah ini untuk memastikan ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga, termasuk menjamin pendistribusian bapok. Penetrasi pasar juga dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, Bulog Divre setempat, dan pelaku usaha distribusi barang di daerah pantauan.

"Hal itu dimaksudkan untuk memastikan pasokan ke pasar tersedia dalam jumlah cukup hingga menjelang natal dan tahun baru," jelasnya.

Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kemendag, Indrasari Wisnu Wardhana. (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Berdasarkan pemantauan harga bapok di Pasar Kranggan per 4 Desember 2018, diketahui harga dan pasokan relatif stabil dan terkendali. Beras medium Rp 10.000/kg, beras premium 12.500/kg, gula pasir Rp 10.500/kg, minyak goreng curah Rp 9.700/lt, telur ayam ras Rp 24.000/kg.

Daging ayam broiler Rp 33.000/kg, daging sapi Rp115.000/kg, cabe merah keriting Rp 20.000/kg, cabe merah besar/TW Rp 24.000/kg, cabe rawit merah Rp 20.600/kg. Bawang merah Rp 24.000/kg, bawang putih Rp 19.600/kg dan tepung terigu Rp 9.000/kg.

"Beberapa komoditi yang mengalami sedikit kenaikan harga dibanding dengan minggu lalu adalah beras medium, beras premium, daging ayam dan telur ayam. Oleh karena itu empat komoditi tersebut perlu mendapat perhatian lebih," ungkapnya.

“Pemerintah pusat akan terus berkoordinasi dengan dinas yang membidangi perdagangan di daerah untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan bapok. Hal ini untuk menjamin masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan khidmat dan tenang,” ungkap Wisnu.(yve)



Selasa, 04 Des 2018, 22:05:47 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 767 View
Ada yang Diam, Sibuk Ganggu Temannya
Selasa, 04 Des 2018, 22:05:47 WIB Oleh : Sholihul Hadi 88 View
Tanah Gunungkidul Sulit Ditembus Bor
Selasa, 04 Des 2018, 22:05:47 WIB Oleh : Masal Gurusinga 61 View
Kami Hanya Bisa Bantu dengan Lagu..

Tuliskan Komentar