atas1

Ingin Tahu Sisi Lain Kehidupan Tionghoa, ke ISI Saja

Selasa, 30 Apr 2019 | 19:33:16 WIB, Dilihat 1043 Kali - Oleh Sari Wijaya

SHARE


Ingin Tahu Sisi Lain Kehidupan Tionghoa, ke ISI Saja Anton Gautama menggelar pameran fotografi dengan teme “Home Sweet Home” di Galeri RJ Katamsi Kampus ISI Yogyakarta yang dibuka untuk umum, Selasa (30/4/2019) siang. (Sari Wijaya/koranbernas.id)

Baca Juga : Sapi-sapi di TPST Piyungan Bantul Tak Doyan Rumput


KORANBERNAS.ID -- Selama ini  masih banyak anggapan orang kepada etnis Tionghoa adalah eksklusif dan identik dengan kehidupan ekonomi yang baik atau mapan. Namun sesungguhnya kehidupan mereka tidaklah seperti yang banyak  dalam pikiran orang.
 
Seorang fotografer Tionghoa bernama Anton Gautama membidik sisi lain kehidupan mereka dan menceritakan dari sudut rumah tempat tinggalnya  dalam bidikan foto yang diberi judul “Home Sweet Home”. Pameran dibuka di Galeri RJ Katamsi kampus Institut Seni Indonesia (ISI), Selasa (30/4/2019) siang ini.
    
Pria kelahiran makasar tersebut mengambil obyek foto rumah milik warga Tionghoa di pemukiman kota yang  padat wilayah Makasar dan Surabaya. Rumah yang dibidik  ada 24 rumah dengan hasil karya 63 foto.

“Saya  lahir dari Makasar dan besar di Surabaya. Maka saya mengambil obyek foto di dua   kota  tersebut,” katanya.
    
Tentu bukan perkara mudah bagi Anton untuk mendapat kepercayaan bisa mengambil gambar sudut rumah. Bahkan  kadang sampai ke  tempat yang privacy seperti kamar tidur dan dapur. Tentu ada teknik khusus yang dilakukannya. Misalnya setelah  mengalami penolakan-penolakan sang empu rumah, dia akan cari tahu, apa kesukaan dari penghuni rumah dengan bertanya pada tetangga sekitar.
     
Barulah dia kembali dan mengobrol mengenai kesukaan tersebut kepada rumah yang pemiliknya menolak. Misal saja  bertema balapan motor, sepak bola  atau tema yang lain. Ketika  dalam obrolan merasakan nyaman dia akan dipersilankan masuk.

“Saya awalnya ngobrol di luar rumah, kemudian  saya dipersilahkan masuk. Bahkan saya kemudian diijinkan mengambil gambar tidak ditunggui. Saya berprinsip  tidak  memberi uang untuk obyek  yang saya ambil. Namun ini benar-benar karena  mereka iklas  rumahnya saya foto,” jelasnya.
    
Untuk satu obyek foto, Anton Gautama biasanya jarang mengulang bidikan. Jadi instingnya yang bekerja untuk menentukan angel bidikan dan kemudian mengabadikan dalam satu kali jepretan. Karyanya ini tidak ada obyek manusina,, namun semua karyanya   mampu ‘berbicara’  secara detail untuk mengambarkan kehidupan sisi lain warga Tionghoa. Bahwa mereka juga hidup di rumah yang berhimpitan, kondisi bangunan tua, tidak ada perabot mewah  dan gambaran lain yang menguatkan  gambaran mereka bukan kaum yang eksklusif dan hidupnya serba enak.
         
“Saya membukukan karya tersebut dan yang saya pamerkan ada 21 karya,”kata Anton. Bukan hanya foto namun dirinya juga memamerkan  barang-barang di rumah yang  menjadi obyek foto tersebut.   Ada termos tua, rantang, telpon lawas,ember , lilin untuk doa, kaleng roti bekas edisi puluhan tahun silam, koper lama, alat-alat masang yang sudah usang serta  barang lain yang semua dibeli Anton dari pemiliknya.

“Semua  barang itu kan ada nilai histori  pemiliknya, namun kemudin boleh dibeli oleh saya. Ini saya amerkan semuanya hingga waktu pameran 10 Mei mendatang. Ini juga sebagai wujud ucapan terima kasih saya kepada pemilik rumah,” paparnya.

Ini juga untuk menguatkan, bahwa yang  disebut ‘Home Sweet Home’ bukan identik rumah dengan kemewahan namun penuh cinta dan kehangatan serta tempat memperjuangkan cit-cita. Anton memotret rumah dari yang ekonominya bawah hingga yang mapan. Semua tergambar detail dan jelas  dalam foto tersebut.

Sementara Kurator foto DR  Irwandi mengatakan pameran bermanfaat sebagai contoh bagi mahaiswa.

"Ini  juga bentuk interaksi Mas Anton yang merupakan peranakan Tionghoa untuk memotret sisi lain kehidupan warga Tionghoa,” katanya. (yve)



Selasa, 30 Apr 2019, 19:33:16 WIB Oleh : Sholihul Hadi 642 View
Sapi-sapi di TPST Piyungan Bantul Tak Doyan Rumput
Selasa, 30 Apr 2019, 19:33:16 WIB Oleh : warjono 643 View
BosKu Berbonus Total Kuota 360GB
Selasa, 30 Apr 2019, 19:33:16 WIB Oleh : Masal Gurusinga 756 View
PDAM Klaten Kebut Pasang Jaringan

Tuliskan Komentar