atas1

Guru Harus Terus Asah Kemampuan, Kenapa?

Jumat, 10 Jan 2020 | 22:08:02 WIB, Dilihat 243 Kali
Penulis : W Asmani
Redaktur

SHARE


Guru Harus Terus Asah Kemampuan, Kenapa? Kepala Kemenag Purworejo Bambang Sucipto memberi sambutan pada Seminar Pendidikan di MAN Purworejo, Jumat (10/1/2020). (w asmani/koranbernas.id)

Baca Juga : Surip Gembira Saat Terima Bantuan Kursi Roda


KORANBERNAS.ID, PURWOREJO – Di tengah maraknya perkembangan teknologi, para pendidik harus terus mengasah kemampuan. Ini dimaksudkan supaya guru tidak ketinggalan di era digital.

Salah satu upaya itu dilakukan melalui karya tulis ilmiah. "Guru agar berpikir menggunakan pendekatan ilmiah untuk menghasilkan karya tulis ilmiah," jelas Sutarja, Ketua Panitia Seminar Pendidikan Jumat (10/1/2020), di MAN Purworejo.

Seminar bertema Pengembangan Pembelajaran Kreatif, Inovatif berbasis Digital dan Penelitian Ilmiah yang diikuti 460 guru dari sekolah non-formal dan sekolah formal dilingkungan Kementerian Agama serta guru-guru agama Islam dari sekolah umum kali ini tujuannya untuk mengembangkan pemahaman dan kemampuan berpikir para guru di era digital.

Salah seorang pemateri, Hasan Chabibi, dari Pusat Teknologi, Informasi, Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, memaparkan mengenai pengembangan pembelajaran kreatif, inovatif berbasis digital.

Kepala Kantor Kemenag Purworejo, Bambang Sucipto,  mengatakan seminar merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Amal Bakti ke-74 Kemenag. “Saat ini guru berkonsentrasi pada proses pembelajaran dengan pendekatan teknologi," jelasnya.

Apalagi ujian nasional dihapus dan diganti assessment, ujian ataupun ulangan, hal itu merupakan bagian dari proses pendidikan.

"Yang penting kualitas pendidikannya bagus, ujian dengan bentuk apapun kami siap," tandasnya. Pihaknya akan terus meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah.

Sebelum seminar telah dilakukan berbagai kegiatan di antaranya workshop untuk Taman Pendidikan Al Quran (TPA) dan Madrasah.

Selain itu, juga didiadakan khitan masal, pembagian paket sembako untuk 140 keluarga kurang mampu dan bantuan sosial bagi marbot mushala serta masjid. (sol)



Kamis, 09 Jan 2020, 22:08:02 WIB Oleh : Arie Giyarto 255 View
Surip Gembira Saat Terima Bantuan Kursi Roda
Kamis, 09 Jan 2020, 22:08:02 WIB Oleh : Arie Giyarto 333 View
BKKBN dan UGM Kaji Masalah Ketahanan Keluarga, Hasilnya?
Rabu, 08 Jan 2020, 22:08:02 WIB Oleh : Arie Giyarto 1673 View
Jangan Buang Sandal Jepit Tak Terpakai, Diolah Jadi Bahan Bakar Minyak

Tuliskan Komentar