dolanan-anak-meriahkan-lapangan-juwiring-Rektor UST Yogyakarta Ki Drs H Pardimin, M.Pd, Ph.D, Camat Juwiring Herlambang Jaka Santosa mengikuti tari kolosal di lapangan Juwiring, Kamis (7/2/2019). (masal gurusinga/koranbernas.id)


masal-gurusinga-2

Dolanan Anak Meriahkan Lapangan Juwiring

SHARE

KORANBERNAS.ID - Tidak seperti biasanya lapangan Juwiring Kabupaten Klaten dipenuhi warga, Kamis (7/2/2019) pagi hingga sore hari. Warga yang sebagian besar kalangan anak-anak, ibu-ibu dan mahasiswa itu sangat antusias mengikuti acara yang digelar mahasiswa dan Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Sarjana Wiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta.

Acara bertajuk Gelar Prestasi dan Partisipasi itu meliputi festival dolanan anak, pesta kuliner dengan menampilan produk UKM warga Juwiring, lomba poster dan lain sebagainya yang terkait dengan kreativitas anak, mewajibkan 83 padepokan mengunggah profil dan pemberdayaan masyarakat. Hadir dalam acara tersebut Rektor UST Ki Drs H Pardimin, M.Pd, Ph.D, para wakil rektor dan dekan serta Camat Juwiring Herlambang Jaka Santosa.


Baca Lainnya :

Ketua LP3M UST Dra Siti Rochmiyati, M.Pd menjelaskan acara tersebut merupakan monev (monitoring dan evaluasi) kegiatan KKN mahasiwa di wilayah Kecamatan Juwiring Klaten.

"Pada monev ini kita lihat bagaimana Klaten lni yang tadinya layak anak bisa menjadi Kampung Ramah Anak," katanya.


Baca Lainnya :

Selama 40 hari sejak 3 Januari hingga 13 Februari, UST Yogyakarta menerjunkan 344 mahasiswanya melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Kecamatan Juwiring. Mahasiswa tersebut disebar di 6 desa dan 30 padepokan.

Rochmiyati menambahkan kegiatan tersebut merupakan implementasi dari catur dharma perguruan tinggi Tamansiswa yang meliputi pendidikan, penelitian, pengabdian dan pelestarian dan pemberdayaan kebudayaan.

Sementara itu Camat Juwiring Herlambang Jaka Santosa mengatakan kehadiran mahasiswa KKN UST Yogyakarta di wilayahnya sangat bermanfaat dan membantu warga dan pemerintah desa.

"Seperti di Desa Pundungan misalnya. Disana dibuat desa village yang tentunya erat kaitannya dengan IT (Informasi Tehnologi). Warga yang tadinya tidak paham IT menjadi bisa berkat bantuan adik-adik mahasiswa. Selain itu adik-adik mahasiswa juga bisa tahu karakter dan potensi wilayah disini," terang Herlambang.

Mantan Camat Karangdowo itu juga mengapresiasi acara yang diselenggarakan mahasiswa dan LP3M UST Yogyakarta tersebut. Menurut dia, rangkaian acara yang digelar mahasiswa dan LP3M UST dengan mementaskan kreativitas anak merupakan wujud nyata bagaimana perguruan tinggi itu ikut andil mendidik dan membentuk karakter anak seperti dulu.

"Salah satunya lewat acara seperti ini, festival dolanan anak. Disini kreativitas anak kelihatan sekali," ujarnya. (yve)


TAGS:

SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini