atas1

Dengan Aplikasi PETAKU, Pelanggan PDAM Diharapkan Tidak Lagi Mengadu Lewat Medsos

Rabu, 20 Mei 2020 | 17:31:47 WIB, Dilihat 451 Kali
Penulis : Nanang WH
Redaktur

SHARE


Dengan Aplikasi PETAKU, Pelanggan PDAM Diharapkan Tidak Lagi Mengadu Lewat Medsos Direktur PDAM–TBS Kebumen, Zein Musta’in, menjelaskan aplikasi PETAKU. (nanang wh/koranbernas.id)

Baca Juga : Pemkab Sleman Serahkan Bantuan Sosial Tunai Covid-19


KORANBERNAS.ID, KEBUMEN — Manajemen Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Bumi Sentosa (PDAM–TBS) Kebumen, Rabu (20/5/2020), melakukan soft opening aplikasi PETAKU (PDAM Milikku). Aplikasi berbasis android dan laptop ini menggunakan sistem informasi Geographic Information System (GIS). Salah satu fungsinya mengetahui kondisi rumah pelanggan sehingga bisa diketahui kualifikasi pelanggan.

Direktur PDAM–TBS Kebumen, Zein Musta’n, kepada wartawan, Rabu (20/5/2020), menjelaskan aplikasi yang dirancang tenaga ahli internal PDAM–TBS Kebumen ini selain berisi foto rumah pelanggan juga berfungsi lebih memudahkan pembaca meter mengetahui lokasi tugasnya.

Dengan bantuan aplikasi ini, pembaca meter bisa mengetahui lokasi tugasnya meskipun baru bekerja satu hari. “Dengan melihat foto rumah pelanggan, kami mengetahui pelanggan kategori rumah tangga mampu atau tidak mampu,“ kata Zein Musta’in.

Aplikasi ini memudahkan bagian pemeliharaan jaringan dan penagihan mengetahui lokasi pelanggan. Sehingga jika ada pengaduan gangguan, bagian pemeliharan jaringan lebih cepat mengetahui lokasi pelanggan yang mengadukan.

“Pengaduan ditindaklanjuti hari itu juga. Pelanggan jangan mengadu lewat media sosial,“ kata Zein Musta’in.

“Pelanggan yang akan memanfaatkan aplikasi ini cukup memasukkan ID Pelanggan yang ada di bukti pembayaran rekening air PDAM,“ lanjut Zein Musta’in.

Setelah memasukan nomor ID, PETAKU langsung mengarahkan alamat yang dituju. Terlihat juga jarak dan waktu tempuh dari kantor PDAM-TBS Kebumen ke rumah pelanggan.

Aplikasi PETAKU, menurut Zein Musta’in, merupakan inovasi ke-4 PDAM-TBS Kebumen. Inovasi sebelumnya MBakyu Sarimen (Mbayar Banyu Sebelum Tanggal Enam), program BMW.T.21, yakni program Banyu Manthur Wite Thukul. Progam ini mewajibkan setiap calon pelanggan menyumbang 2 pohon setinggi 1 meter. Kemudian program Bang Kumis , yakni program Bangun Komunikasi SMS Praktis Program, untuk mengoptimalkan komunikasi antara PDAM–TBS dengan pelanggan.

Asisten II Sekda Kebumen, Drs Nugroho Tri Waluyo, mengapresiasi inovasi yang dilakukan manajemen PDAM–TBS Kebumen. Sebagai salah satu perusahaan daerah (Perusda) milik Pemkab Kebumen, telah memberi kontribusi untuk Pemkab Kebumen dan masyarakat. Seperti perusda lain, PDAM–TBS Kebumen menjadi Perusda yang terus berkembang dan maju, dan memberi pendapatan asli daerah untk Pemkab Kebumen. (eru)



Rabu, 20 Mei 2020, 17:31:47 WIB Oleh : Nila Jalasutra 189 View
Pemkab Sleman Serahkan Bantuan Sosial Tunai Covid-19
Rabu, 20 Mei 2020, 17:31:47 WIB Oleh : Sari Wijaya 260 View
Waspada. Kurva Positif Covid-19 di Bantul Belum Mencapai Puncak
Rabu, 20 Mei 2020, 17:31:47 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 418 View
Ulang Tahun Jogja City Mall Kali Ini Dirayakan Secara Beda

Tuliskan Komentar