Selasa, 20 Apr 2021,


agar-persit-kartika-chandra-kirana-semakin-solid-maju-dan-berkembangZoom meeting tasyakuran HUT ke-75 Persit Kartika Chandra Kirana Tahun 2021, di Gedung Pertemuan A. Yani Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas, Selasa (6/4/2021). (istimewa)


Siaran Pers
Agar Persit Kartika Chandra Kirana Semakin Solid, Maju dan Berkembang

SHARE

KORANBERNAS.ID, BANYUMAS – Peringatan hari ulang tahun ke-75 Persit Kartika Chandra Kirana tahun 2021 hendaknya dijadikan pemicu semangat dalam berorganisasi agar menjadi solid, maju dan berkembang.


“Peringatan ini bukanlah sekedar seremonial, melainkan sebagai pemicu semangat dalam organisasi agar menjadi solid, maju dan berkembang," kata Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Hetty Andika Perkasa, dalam sambutan melalui Zoom meeting tasyakuran HUT ke-75 Persit Kartika Chandra Kirana Tahun 2021, dengan tema "Meningkatkan kreativitas dan produktivitas untuk menciptakan keluarga yang mandiri dan tangguh dimasa pandemi", Selasa (6/4/2021).


Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro ikuti mengikuti acara tersebut secara virtual di Gedung Pertemuan A. Yani Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas.

Zoom meeting dengan Ketua Umum Persit Kartika Chandra tersebut dihadiri Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin yang juga selaku Pembina Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071, Kasrem 071/Wijayakusuma, Dandim 0701/Banyumas, para Kasirem 071/Wijayakusuma, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Dewi Lagan Safrudin, Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 beserta segenap Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang jajaran Koorcab Rem 071 dan pengurus Koorcab Rem 071.


Hetty Andika Perkasa dalam sambutannya mengatakan momentum ulang tahun Persit Kartika Chandra Kirana sebagai ungkapan rasa syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa hingga saat ini Persit Kartika Chandra Kirana berjalan sesuai yang diharapkan. Disamping hal tersebut, juga menyampaikan apresiasi terhadap segenap anggota Persit dimanapun berada dan bertugas yang telah setia untuk prajurit.


Menurut Hetty Andika Perkasa, kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan bukanlah kisah suskes satu orang, melainkan berkat kerja sama yang luar biasa setiap anggota dan kepemimpinan yang kuat dari seluruh pengurus Persit, terutama dalam masa-masa sulit dan penuh keterbatasan selama pandemi Covid-19 yang hingga kini masih dirasakan.


"Berbagai webinar mulai soal kesehatan, ekonomi, sosial dan budaya sebagai upaya untuk pengkayaan diri telah dilakukan. Hal ini agar anggota Persit bisa menjadi wanita yang mandiri dan tangguh. Tidak hanya itu, tapi mempunyai kontribusi terhadap bangsa dan negara", paparnya.

Kegiatan sosial seperti Jumat Barokah yang telah berjalan hampir di seluruh wilayah, lanjutnya, adalah bukti kepedulian Persit untuk dapat berbuat demi meringankan kesulitan masyarakat.

Menurutnya, gerakan Jumat Barokah tersebut tidak serta merta menyelesaikan masalah ekonomi dan sosial yang ada, namun diharapkan dapat menjadi inspirasi yang lain untuk ikut berbuat.

Hetty Andika Perkasa juga mengatakan, Persit telah berkomitmen untuk selalu peduli dan hadir di tengah kesulitan anggotanya. "Kegiatan mamografi dan penyuluhan kesehatan yang telah dilakukan adalah bagian itu," katanya.

"Tuntutan tugas seorang prajurit yang begitu dinamis, hanya mampu diimbangi oleh pendamping yang tangguh. Persit adalah bagian instrumental dari kehidupan dari kehidupan seorang prajurit," tegas isteri Kepala Staf Angkatan Darat itu.

Ia menambahkan, keluarga adalah sumber kebahagiaan yang utama. Tugas suami akan jauh lebih baik apabila didukung oleh suasana keluarga yang harmonis.

"Menjadi anggota Persit artinya siap untuk menghadapi berbagai macam tantangan yang sulit, karena tugas dan kewajiban pasangan sebagai seorang prajurit,” ujarnya.

Ia berharap kepada segenap anggota Persit agar selalu mengutamakan keluarga, baik kesehatan diri, suami maupun anak-anaknya. Karena keluarga sehat, Persit sehat.

"Mari kita satukan hati dan tekad dalam mengabdi untuk bangsa dan negara," ajaknya.

Sementara itu, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro, Dewi Lagan Safrudin, usai mengikuti virtual zoom meeting mengatakan, sesuai yang disampaikan Ketua Umum Persit, diharapkan segenap anggota Persit khususnya Koorcab Rem 071 dapat terus meningkatkan kreativitas dan produktivitas dalam menciptakan keluarga yang mandiri dan tangguh dimasa pandemi ini.

"Sebagai anggota Persit dan pendamping suami serta sebagai ibu bagi putra putrinya, harus dapat memberikan sumbangsihnya yang bermanfaat bagi keluarganya, organisasi dan lingkungan masyarakatnya," katanya.

Dewi Lagan Safrudin berharap, momentum hari jadi Persit ini sebagai wahana evaluasi dan instrospeksi pengabdian anggota Persit, agar ke depan mampu secara konsisten mengaktualisasikan semangat organisasi Persit dalam wujud dan karya nyata yang berguna bagi keluarga, organisasi serta masyarakat.

Sementara itu, Danrem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, selaku Pembina Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro, mengatakan hal paling penting yang harus disadari bagi anggota Persit adalah peran utamanya sebagai isteri pendamping suami dan ibu rumah tangga, yaitu mengurus keluarga.

Kegiatan Persit harus dapat membawa dampak positif, terutama untuk menjadikan suasana di lingkungan keluarga yang lebih nyaman dan damai. Oleh karenanya, jangan sampai kegiatan Persit mengganggu keharmonisan rumah tangga.

"Keharmonisan rumah tangga merupakan salah satu faktor yang sangat penting bagi keberhasilan prajurit TNI AD dalam melaksanakan tugas. Karena, tidak ada prajurit yang sukses dalam karier dan tugasnya tanpa didukung oleh seorang  isteri. Keberhasilan seorang suami tidak terlepas dari peran, dukungan, kesetiaan dan ketulusan seorang isteri,” terang Danrem.

"Karenanya, sesuai apa yang disampaikan Ketua Umum Persit, bahwa keharmonisan dalam keluarga harus terus dipupuk, dijaga dan dirawat, hal ini agar tidak terjadi suatu hal yang dapat menghancurkan keharmonisan dalam keluarga. Komunikasi juga perlu, karena komunikasi keluarga utama dalam membangun suatu keluarga," paparnya. (*)



SHARE


'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini