aff-u16-digelar-empat-tim-grup-c-punya-musuh-samaEmpat pelatih berfoto bersama usai jumpa pers, Senin (1/8/2022) siang, terkait persiapan laga Grup C Piala AFF U-16.(rosihan anwar/koranbernas.id)


Rosihan Anwar
AFF U16 Digelar, Empat Tim Grup C Punya Musuh Sama

SHARE

KORANBERNAS.ID,YOGYAKARTA -- Keempat kontestan yang akan berlaga di Grup C Piala AFF U-16  yaitu Australia, Malaysia, Myanmar dan Kamboja menyatakan siap bertarung memperebutkan tiket lolos dari fase grup.


Namun demikian, ada cerita menarik yang diungkapkan para pelatih. Inoue Kazumori pelatih Kamboja ketika jumpa pers, Senin (1/8/2022) siang di Rich Hotel Yogyakarta, menuturkan, pihaknya merasa beruntung karena mampu mengumpulkan skuad yang lengkap ke ajang AFF Cup. Padahal hampir selama tiga tahun pandemi, kompetisi sepak bola kelompok umur di Kamboja berhenti total.


“Tentu meski ada Covid-19 kita tetap mempersiapkan tim. Kami sedikit beruntung karena bisa mengumpulkan skuad ini, dan semua pemain berasal dari dalam negeri. Tapi, hampir dua tahun lebih tidak ada  kompetisi yang menyebabkan pemain saya tak dapat melanjutkan latihan,” ungkapnya.

Kazumori pun sempat kesulitan mencari talenta berbakat untuk menghuni skuad yunior Kamboja. Tak hanya itu saja, tak ada kesempatan try out untuk menguji kekuatan anak asuhnya.


“Tidak ada kesempatan untuk pergi (ke luar negeri), jadi kami hanya berlatih di dalam negeri,” tutr dia.

Kazumori pun menjadikan ajang AFF U-16 di Yogyakarta sebagai wahana para pemainnya menimba pengalaman internasional. Pelatih asal Jepang itu juga mengakui timnya tergabung dalam grup yang berat dengan keberadaan Australia dan Malaysia.

“Kami harus mencoba meningkatkan kemampuan skuad kami, dan di kompetisi ini saya ingin anak-anak belajar selangkah demi selangkah. Pertandingan melawan Australia, Malaysia dan Myanmar akan menjadi pengalaman yang baik bagi pemain muda kami,” paparnya.

Cerita yang hampir mirip diungkapkan Phil Myall pelatih U-16 Australia. Phil Myall juga kesulitan mengukur kemampuan anak asuhnya selama pandemi berlangsung. Terlebih lagi, Australia kini tak berada di zona Oseania namun melawan tim-tim Asia Tenggara.

Pengalam berbeda akan dirasakan para pemain muda Australia. Namun, Myall mengungkapkan kompetisi kelompok umur di Australia sudah mulai bangkit dan tim Australia siap membidik prestasi terbaik di ajang AFF Cup. 

“Tentunya ini merupakan turnamen resmi kami sejak tahun 2019 silam. Bagi saya ini benar-benar berat, kami dulu biasa berada di jajaran tim teratas, dan saat ini kami bergabung dengan AFF ini untuk menjadi tim papan atas juga,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan pelatih Myanmar, Aung Zaw Myo. Tim Myanmar tak mempersiapkan diri terlalu lama sebelum terjun ke Piala AFF U-16 akibat pandemi. Aung Zaw Myo juga tak berharap terlalu muluk-muluk karena timnya berada di grup yang berat.

“Saya menyiapkan anak-anak sebaik mungkin tapi kami tak membebankan target berat kepada mereka,” tandasnya.

Laga perda Grup C akan berlangsung, Selasa (2/8/2022) sore, di Stadion Sultan Agung Bantul yang mempertemukan antara timnas U-16 Australia melawan Myanmar. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini