Selasa, 15 Jun 2021,


satgas-covid19-terus-memantau-pelaksanaan-vaksinasiSuasana Puskesmas Butuh saat vaksinasi Covid-19. (istimewa)


Wahyu Nur Asmani EW
Satgas Covid-19 Terus Memantau Pelaksanaan Vaksinasi

SHARE

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO--Upaya penanganan pandemi Covid-19 melalui percepatan vaksinasi, memerlukan peran dari semua pihak. Vaksinasi akan terus didorong agar bisa menyasar sesuai target prioritas yang telah ditetapkan, untuk meningkatkan imunitas masyarakat yang rentan. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang sudah divaksin akan mendongkrak pemulihan perekonomian.


Hal itu disampaikan Asisten Administrasi dan Kesra Drs Pram Prasetya Achmad MM di sela-sela kunjungan monitoring vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Butuh, Rabu (09/06/2021). Turut serta dalam rombongan Kapolres Purworejo AKBP Rizal Marito SIK SH M.Si, Kepala Dinas Kesehatan dr Sudarmi MM, Forkopimcam Kecamatan Butuh dan pejabat terkait lainnya.


Disampaikan, bahwa upaya penanganan Covid 19 dari sisi vaksinasi maupun dari sisi pencegahan, harus dilakukan dengan sinergitas dari semua elemen masyarakat. Dalam hal vaksinasi, pemerintah daerah telah bersama-sama dengan TNI Polri untuk memantau dan menyukseskan program nasional ini.

”Tentunya diharapkan masyarakat juga akan mendukung dengan tidak menolak untuk divaksin,” harapnya, dalam siaran pers Humas dan Protokol Kabupaten Purworejo, Rabu (9/6/2021).


Dikatakan, monitoring kegiatan vaksinasi ini selain untuk memastikan pelaksanaan vaksinasi dapat berjalan sukses, juga untuk menumbuhkan rasa keyakinan masyarakat agar tidak ragu dengan vaksin.


“Selain itu juga menyemangati seluruh tenaga medis agar terus semangat berjuang dalam melayani masyarakat. Di jajaran TNI Polri, dari Babinsa dan Babinkamtibmas juga kita dorong untuk menyosialisasikan masalah vaksin ini,” ujarnya.


Kepala UPT Puskesmas Butuh dr Kristinawati menjelaskan, bahwa untuk Puskesmas Butuh mendapatkan sasaran vaksinasi Covid-19 sebanyak 300 orang dari 21 desa yang diprioritaskan bagi lansia. Pendaftaran bagi para calon penerima vaksin dilakukan melalui bidan desa.

“Bagi lansia yang belum terdata vaksinasi atau yang tidak lolos skrining, akan kita jadwalkan ulang pada vaksinasi selanjutnya. Oleh karena itu kita sudah mengimbau kepada para bidan desa agar dapat mendata para lansia sekaligus menyosialisasikan program vaksinasi ini,” pungkasnya. (*)

 

 

 

 



SHARE


'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini