Melawan Kesewenangan Lewat Karnaval Hitam
KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Band punk rock asal Yogyakarta, Rebellion Rose, berkolaborasi dengan Frogstone. Band yang dibentuk sejak 2008 ini sejak kemunculannya memang acap melakukan kolaborasi dengan sederet musisi yang senafas genre. Sebut saja Marjinal, Bunga Hitam, hingga JRX SID. Namun kali ini kolaborasi yang mereka lakukan cukup berbeda. Rebellion Rose berkolaborasi dengan sebuah brand yang dikelola oleh Deni Adit dan Ari Hamzah (Drummer Fun As Thirty).
Pada awalnya Frogstone mengajukan konsep kolaborasi hingga akhirnya jadilah Karnaval Hitam yang dikemas dalam rilis single dan merchandise. Artworknya dalam karya ini dikerjakan oleh Anggarez, seorang illustrator yang telah membuat artwork untuk sederet musisi cadas seperti Seringai, Death Vomit, Kelelawar Malam, dan sederet karya lainnya.
Kolaborasi Karnaval Hitam, pada awalnya hanya dikonsep berbentuk single dan merchandise saja, namun kemudian berkembang menjadi beragam, termasuk video musik yang dirilis di platform video streaming, Sabtu (19/12/2020), di Frogshelter, Yogyakarta.
Video musik arahan Regina dari rumah kreatif Tutty Fruty ini bercerita tentang pembalasan kepada pemimpin yang berkhianat di kehidupan setelah mati. Para pengkhianat yang di masa hidupnya tidak mau mendengar dan bekerja untuk rakyat digambarkan harus melakukan kebalikannya di saat mati.
Sebelumnya, hearing session Karnaval Hitam telah dilaksanakan 6 November 2020 lalu di tempat yang sama. Guna membatasi penggemar yang datang dan menerapkan protokol kesehatan, acara ini hanya dihadiri oleh 65 orang yang sebelumnya telah melakukan registrasi.
Fyan Sinner, frontman Rebellion Rose, menjelaskan bahwa lagu Karnaval Hitam terinspirasi dari situasi belakangan ini, mulai dari maraknya demonstrasi penolakan UU Omnibus Law yang dianggap merugikan kelas pekerja, hingga kasus kriminalisasi yang menimpa JRX SID.
"Lagu ini bercerita tentang sebuah keyakinan dan bagaimana menjaganya tetap teguh, adalah dengan mental yang kuat," papar Fyan.
"Selain itu juga bercerita bagaimana keyakinan tersebut mampu mempengaruhi banyak orang, dan pada akhirnya menjadi barisan dan membentuk karnaval," lanjutnya.
Mendengar istilah karnaval, biasanya identik dengan kemeriahan dan warna warni. Namun, apa yang menjadi beda dengan Karnaval Hitam?
King, sang drummer, menjelaskan bahwa semua lagu Rebellion Rose menyuarakan persaudaraan. Sementara gitaris Amek menambahkan bahwa dalam memperjuangkan suatu hak, pasti ada banyak sekali halangannya. Oleh karena itu harus saling menguatkan dan berada di barisan yang sama.
Ada jiwa yang kau bawa tuk kau rekahkan senyumnya...
Begitulah sepenggal lirik Karnaval Hitam. Bait ini ditujukan kepada banyak pihak yang tidak bisa ikut demonstrasi turun ke jalan, namun berterima kasih kepada demonstran karena aspirasinya disampaikan lewat parlemen jalanan.
Lewat Karnaval Hitam, Rebellion Rose dan Frogstone berharap bisa menginspirasi orang banyak untuk melakukan perubahan dan berada dalam barisan melawan segala bentuk penindasan dan kesewenang-wenangan. (*)