terapkan-protokol-kesehatan-ketat-upnv-gelar-utbkPara peserta UTBK diperiksa suhu dan keamanan sebelum masuk lab komputer di UPNV Yogyakarta, Minggu (5/7/2020).(yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)


yvesta

Terapkan Protokol Kesehatan Ketat, UPNV Gelar UTBK

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- UPNV Yogyakarta menggelar Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di kampus setempat, Minggu (5/7/2020). Berbeda dari tahun sebelumnya, ujian kali ini menerapkan protokol kesehatan yang lengkap.

UTBK sebagai syarat penerimaan mahasiswa baru (PMB) dari jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di UPNV Yogyakarta pada tahun ajaran 2020/2021 ini diikuti 2.441 peserta. Jumlah ini menurun dibandingkan target semula 7.250 karena relokasi UTBK pasca pandemi COVID-19.

Kebijakan ini diterapkan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 di masa pandemi. Selain melakukan penyemprotan disinfektan di 10 ruangan yang dipakai, pengawas maupun peserta ujian juga wajib mematuhi protokol kesehatan.

"Sebelum dan sesudah ujian para peserta ujian harus mengukur suhu tubuh," ungkap Rektor UPNV Yogyakarta, Irhas Effendi disela peninjauan ujian, Minggu siang.

Para peserta UTBK, menurut Irhas harus menyertakan surat keterangan kesehatan. Selain itu wajib memakai masker, jaga jarak, menggunakan sarung tangan dan face shield.

Sedangkan para pengawas, operator laboratorium komputer serta petugas kebersihan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap selama ujian. Setelah ujian, lab yang digunakan juga disemprot disinfektan.

UPNV Yogyakarta menggelar dua sesi ujian setiap harinya hingga 13 Jul 2020 mendatang. Satu sesi ujian diikuti 150 peserta yang terbagi dalam sepuluh ruangan.

"Jadi ada 34 pengawas dan operator yang mengenakan hazmat lengkap selama menunggu ujian," jelasnya.

Ditambahkan Wakil Rektor Bidang Akademik UPNV Veteran Yogyakarta, Suharsono, selain protokol kesehatan yang ketat, terdapat perbedaan kebijakan dalam UTBK kali ini. Tahun-tahun sebelumnya calon mahasiswa harus mengikuti ujian terlebih dulu sebelum memilih program studi (prodi), kali ini sebelum ujian, mereka sudah memilih prodi.

"Kampus tidak bisa menggunakan nilai raport saja dalam PMB ini. Sebab nilai raport sudah digunakan untuk PMB dari jalir lain," jelasnya.(yve)


TAGS: covid19 virus corona 

SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini