atas

Tak Hanya Bersih Masjid juga Harus Makmur

Jumat, 12 Apr 2019 | 22:28:13 WIB, Dilihat 275 Kali - Oleh Sholihul Hadi

SHARE


Tak Hanya Bersih Masjid juga Harus Makmur Tim Juri LKKMS Kota Yogyakarta melaksanakan penilaian di Masjid Al Fathonah SDN Suryodiningratan 2 Yogyakarta, Jumat (12/4/2019). (sholihul hadi/koranbernas.id)

Baca Juga : Linmas Harus Siap Mental Saat Amankan TPS


KORANBERNAS.ID –  Hampir semua masjid dan mushala di Kota Yogyakarta selalu terjaga dalam kondisi bersih. Ini karena takmir atau pengurus masjid menyadari pentingnya menjaga tempat ibadah agar nyaman bagi jamaah.

Namun demikian, bersih saja rupanya tidak cukup. Kini, takmir dituntut harus mampu membuat masjid menjadi makmur  selalu dipenuhi jamaah.

Alhamdulillah, masjid-masjid di Kota Yogyakarta sudah bersih,” ungkap Mukotib saat memimpin Tim Lomba Kebersihan dan Kemakmuran Masjid Sekolah (LKKMS) Tingkat Kota Yogyakarta, Jumat (12/4/2019).

Bersama anggotanya di antaranya Kaharudin, Ali Shofa, Susanta, Suyono, Bambang, M Budi Basuki serta Ahmadi Sholeh tatkala melaksanakan penilaian di Masjid Al Fathonah SDN Suryodiningratan 2 Yogyakarta, Mukotib menyampaikan kebersihan masjid sepertinya diikuti dengan kebersihan jamaah, dalam tanda kutip.

”Kosong semua,” ujarnya bercanda seraya menambahkan apa manfaat masjid yang bersih tetapi tidak makmur. Sebaliknya masjidnya makmur tetapi kotor.

Kehadiran tim itu disambut langsung Kepala SDN Suryodiningratan 2 Yogyakarta Dra Rini Padmiharti, para guru serta ketua takmir masjid setempat, Zubair.

Penyambutan tim juri di SDN Suryodiningratan 2 Yogyakarta. (sholihul hadi/koranbernas.id)

Tak ketinggalan, siswa dan siswi menyiapkan sambutan khusus berupa shalawatan, persembahan Asmaul Husna dan pentas tari Saman.

Mukotib menambahkan, LKKMS sebagai bagian dari kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) merupakan salah satu upaya untuk menanamkan nilai-nilai agama Islam.

Dengan begitu anak-anak mencintai masjid serta menggunakan fasilitasnya dengan baik. Dengan tumbuhnya rasa cinta terhadap masjid maka tercipta karakter yang baik. “Semoga anak-anak nanti tumbuh besar dengan karakter yang baik,”kata dia.

Mukotib menegaskan, LKMMS bukanlah formalitas akan tetapi memuat misi meningkatkan kualitas takwa dan iman anak-anak. Semua itu bersumber dari penggunaan masjid yang disertai kesungguhan.

Pentas Tari Saman di depan tim juri. (sholihul hadi/koranbernas.id)

Kepala SDN Suryodiningratan 2 Yogyakarta Dra Rini Padmiharti bersyukur Masjid Al Fathonah SDN Suryodiningratan 2 terpilih mewakili Kecamatan Mantrijeron maju lomba tingkat Kota Yogyakarta.

Di tengah kesibukan menjelang ujian, gebyar promosi sekolah serta wisuda 30 santri madrasah, dia bersyukur dapat menyiapkan segala sesuatunya untuk keperluan lomba meski dengan segala keterbatasan.

“Bagi kami, bukan prestasi atau juara yang kami inginkan tetapi silaturahim antara takmir dan sekolah. Lomba ini memotivasi kami untuk membenahi administrasi masjid sehingga ke depan lebih baik lagi. Andai meraih juara, kami bersyukur, membangkitkan semangat kami untuk lebih maju lagi,” ucap dia.

Sependapat, Ketua Takmir Masjid Al Fathonah SDN Suryodiningratan 2 Yogyakarta, Zubair, menyatakan dari kegiatan lomba kali ini terjadi sinergi antara sekolah dan masyarakat.

“Suasana masjid yang bersih dan makmur bermanfaat bagi sekolah dan masyarakat khususnya warga Kampung Pugeran,” kata Zubair.

Masjid Al Fathonah SDN Suryodiningratan 2 Yogyakarta memiliki beragam kegiatan di antaranya ngaji Al Quran untuk jamaah sepuh tiga kali seminggu.

Selain TPA dan pengajian rutin Ahad Pagi, pengajian Tafsir Quran setiap Senin malam dibimbing Drs Muhammad Daim terus berlangsung hingga saat ini sejak masjid itu berdiri lima tahun silam. (sol)



Kamis, 11 Apr 2019, 22:28:13 WIB Oleh : Sari Wijaya 235 View
Linmas Harus Siap Mental Saat Amankan TPS
Kamis, 11 Apr 2019, 22:28:13 WIB Oleh : Masal Gurusinga 131 View
Sertifikat Tanah Jangan untuk Cari Pinjaman Beli Mobil
Kamis, 11 Apr 2019, 22:28:13 WIB Oleh : Nila Jalasutra 129 View
Serunya Adu Otot di Lapangan Denggung

Tuliskan Komentar