atas1

Sumonar 2019, Ketika Heritage Jadi Media Kolaborasi Teknologi dan Budaya

Sabtu, 03 Agu 2019 | 21:30:04 WIB, Dilihat 332 Kali - Oleh Muhammad Zukhronnee Ms

SHARE


Sumonar 2019, Ketika Heritage Jadi Media Kolaborasi Teknologi dan Budaya Gedung Kantor Pos Besar Indonesia dan Gedung Bank Indonesia, kedua bangunan heritage ini jadi bangunan budaya yang menerima proyeksi visual video mapping. (Istimewa)

Baca Juga : Tulang Punggung Perekonomian, Jangan Remehkan UMKM


KORANBERNAS.ID -- Pertunjukan kedua karya-karya video mapping dari rangkaian SUMONAR 2019 setidaknya disaksikan oleh ratusan pengunjung yang hadir beberapa daerah di Indonesia maupun mancanegara.

Aji Wartono, salah satu pengunjung menuturkan, SUMONAR tidak hanya sebagai festival yang menyajikan sebuah karya seni kepada khalayak luas, namun di dalamnya terdapat kolaborasi dari beberapa disiplin ilmu maupun dari para senimannya.

SUMONAR merupakan bukti bahwa teknologi modern itu bisa bersinergi dengan budaya yang sudah ada sebelumnya. Hal ini pun merupakan bukti bahwa generasi sekarang bisa menyikapi tradisi dengan cara mereka dengan dinamis dan kreatif.

"Semua yang dilakukan ini telah membawa budaya mengikuti zaman. sumonar harus terus lanjut dan didukung,” tutur Aji disela-sela pertunjukan Sumonar 2019 di kawasan Nol Kilometer, Yogyakarta, Kamis (1/8/2019) malam.

Ari Wvlv selaku ketua penyelenggara Sumonar 2019 kepada koranbernas.id menyampaikan, malam ini dia memasang lima buah proyektor dengan lumens berkekuatan tinggi. "Dengan lumens yang tinggi, maka visual akan lebih maksimal, spesifikasi proyektor yang hanya dimiliki oleh Epson," terangnya.

Sementara itu, Raphael Donny, Ketua Jogjakarta Video Mapping Project (JVMP) menambahkan, dalam penayangan karya video mapping pada Kamis (1/8/2019) malam adalah momen yang dimanfaatkan oleh para seniman yang ada di JVMP untuk mempresentasikan karya-karyanya kepada khalayak luas.

“Dan di kali kedua pertunjukan karya-karya video mapping di Gedung Bank Indonesia dan Kantor Pos Indonesia Yogyakarta ini, banyak seniman dan kolaboratornya yang baru pertama kali membuat karya video mapping,” tambahnya.

Selain pertunjukan video mapping, SUMONAR juga hadir dalam bentuk pameran instalasi seni cahaya yang bertempat di Loop Station dan masih terbuka untuk umum hingga tanggal 5 Agustus 2019.

Agenda selanjutnya adalah Creative Sharing bersama Ican Agoesdjam, Isha Hening dan Kongfoo Motion, yang akan diadakan pada 4 Agustus 2019 di Museum Sonobudoyo. Dan pertunjukan video mapping selanjutnya dilangsungkan pada 5 Agustus 2019 di Gedung Bank Indonesia dan Kantor Pos Besar Yogyakarta sekaligus menjadi Closing Ceremony SUMONAR 2019. (yve)



Sabtu, 03 Agu 2019, 21:30:04 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 259 View
Tulang Punggung Perekonomian, Jangan Remehkan UMKM
Sabtu, 03 Agu 2019, 21:30:04 WIB Oleh : Nila Jalasutra 221 View
Tim Putri U17 Siap Berlaga
Sabtu, 03 Agu 2019, 21:30:04 WIB Oleh : Sholihul Hadi 988 View
Dukungan untuk Airlangga Berhadiah Sapi

Tuliskan Komentar