atas1

Khusus Warga Sleman, Transfusi Darah Gratis

Selasa, 08 Jan 2019 | 16:42:09 WIB, Dilihat 406 Kali - Oleh Nila Jalasutra

SHARE


Khusus Warga Sleman, Transfusi Darah Gratis Ketua PMI DIY Drs GBPH Prabukusumo PSi bersama Ketua PMI Kabupaten Sleman Dr dr Sunartono MKes menghadiri sosialisasikan Peraturan Bupati Sleman Nomor 38.26 Tahun 2018. (istimewa)

Baca Juga : Pastikan Dana Kelurahan untuk Kesejahteraan Rakyat


KORANBERNAS.ID -- Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan transfusi darah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melakukan sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Sleman Nomor 38.26 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Jaminan Biaya Pengganti Pengolahan Darah.

Sosialisasi yang dihadiri perwakilan seluruh rumah sakit dan Puskesmas tersebut berlangsung di Aula Lantai III Kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sleman, Selasa (8/1/2019).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dr Joko Hastaryo MKes berharap melalui perbub tersebut dapat memberikan bantuan kepada warga di kabupaten ini yang membutuhkan pelayanan darah.

“Terlebih kepada pasien yang membutuhkan transfusi darah secara rutin,” ujarnya. Usai ditetapkan pada 31 Desember 2018, masyarakat sudah dapat menikmati layanan transfusi gratis mulai 1 Januari 2019.

“Jangan sampai pasien yang seharusnya secara indikasi medis mendapatkan lebih dari satu kantong darah, misalnya cuci darah yang kronis, karena ekonomi tidak mencukupi hanya diberikan satu. Maka  harapannya dengan terbitnya perbup ini memberikan dampak signifikan khususnya bagi warga Sleman,” kata Joko.

Joko mengatakan Perbup tersebut merupakan inisiasi oleh Ketua PMI Kabupaten Sleman. Melalui proses diskusi dengan stakeholder terkait, lahirlah perbup.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) DIY Drs GBPH Prabukusumo S PSi mengapresiasi langkah Pemkab Sleman yang telah mengeluarkan perbup tentang Jaminan Biaya Pengganti Pengolahan Darah.

Menurutnya perbup tersebut merupakan satu-satunya di DIY dan diharapkan menjadi percontohan wilayah lain. “Menyusun Perbup tidak mudah dan butuh waktu lama, karena ini produk baru dan tidak bisa studi banding ke daerah lain,” katanya.

Prabukusumo sangat optimistis lahirnya Perbup tersebut sangat bermanfaat bagi seluruh warga Sleman khususnya, terlebih untuk meringankan biaya pengobatan. Ke depan dia berharap perbup ini menjadi contoh daerah lain di DIY.

Ketua PMI Kabupaten Sleman Dr dr Sunartono MKes menjelaskan mekanisme pemberian layanan darah hanya untuk penduduk Sleman yang dibuktikan dengan malampirkan KTP dan KK.

Kemudian, kantong darah yang dibutuhkan diambil oleh rumah sakit yang sudah melakukan kerja sama dengan PMI Kabupaten Sleman.

“Pelayanan darah diberikan hanya darah yang diambil dari PMI Sleman, tidak dapat diambil perorangan, hanya oleh rumah sakit,” katanya.

Sesuai perbup, warga Sleman yang membutuhkan akan dibatasi lima kantong darah per tahun untuk satu orang, pengecualian untuk mereka yang menderita penyakit kronis dan membutuhkan transfusi secara terus menerus. (sol)



Selasa, 08 Jan 2019, 16:42:09 WIB Oleh : Sholihul Hadi 555 View
Pastikan Dana Kelurahan untuk Kesejahteraan Rakyat
Senin, 07 Jan 2019, 16:42:09 WIB Oleh : Sari Wijaya 715 View
Pripun Kabare Enak Jamanku To..
Minggu, 06 Jan 2019, 16:42:09 WIB Oleh : Sari Wijaya 1240 View
Harlah Laskar Diponegoro Diperingati

Tuliskan Komentar