TNI-stipram

Ganjar Minta Tokoh Agama Dukung Program Pemerintah

Rabu, 10 Okt 2018 | 21:48:18 WIB, Dilihat 59 Kali - Oleh B Maharani

SHARE


Ganjar Minta Tokoh Agama Dukung Program Pemerintah Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menerima cenderamata dari Ketua Umum Asosiasi Pendeta Indonesia, Harsanto Adi, pada pembukaan Rakernas di Star Hotel Semarang, Rabu (10/10/2018). (b maharani/koranbernas.id)

Baca Juga : Peralatan Nuklir di Sulteng Aman


KORANBERNAS.ID -- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak para tokoh agama khususnya pendeta jangan sampai mengucap dan memberikan ujaran kebencian kepada umat.

"Sebab perlu disadari, Indonesia merupakan negara kesatuan dari berbagai keragaman, baik adat istiadat maupun keyakinan," katanya saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2018 para Pendeta se-Indonesia di Semarang.

Ketua Umum Asosiasi Pendeta Indonesia, Harsanto Adi, menyatakan rapat kerja kali ini berisikan tiga agenda besar. Pertama, pembinaan dan pembekalan agar memiliki informasi yang sejajar.

Sebab, menurutnya, peserta rakernas kali ini tidak semua berasal dari kota besar sehingga perlu adanya kesamaan pandangan.

"Indonesia mengalami beberapa ancaman seperti narkoba , korupsi, teroris, sekarang ancaman Pancasila sehingga kesamaan visi dan misi ini penting," ujarnya tentang poin ke dua.

Ketiga, membahas masalah organisasi dan sebagai ajang silaturahmi yang selama ini hanya menggunakan WhatsApp grup.

"Diadakan di kota Semarang karena berada di tengah-tengah. Nanti Bapak Ibu juga bisa jalan-jalan. Karena Semarang ini kaya tempat bersejarah," tambahnya.

Hadir pula sebagai pembicara anggota dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang juga merupakan mantan Ketua Mahkamah Agung, Mahfud MD.

Ganjar Pranowo dalam sambutannya juga meminta pendeta tidak hanya berbicara surga neraka, perbuatan baik dan buruk saja, melainkan juga menyampaikan ajakan yang mendukung program pemerintah.

Misalnya, apa yang sudah dilakukannya baru-baru ini yaitu mengajak para orang tua memberikan imunisasi kepada anak, mengingat Jateng berhasil menjadi juara pertama provinsi di Indonesia dengan tingkat kesadaran imunisasi tertinggi.

Capaian tersebut tak terlepas dari keterlibatan tokoh agama serta pihak lain yang terlibat seperti pakar hukum, aparat keamanan, pakar kesehatan. "Ketika sosialisasi diberikan tidak ada lagi yang bisa membantah pentingnya imunisasi," kata Ganjar.

Ketua Panitia Bambang Mulyono menjelaskan rapat kerja nasional Asosiasi Pendeta Indonesia (API) berlangsung tiga hari, 9-11 Oktober 2018 di Star Hotel Semarang. Tema yang diusung adalah Giatlah dalam Pekerjaan Tuhan untuk menerangi Indonesia.

Tema tersebut dipilih karena tokoh agama memiliki peran menjadi garda terdepan terwujudnya Indonesia damai. Rakernas diikuti 142 pendeta pengurus DPD dan DPC dari berbagai daerah di Indonesia. (sol)



Rabu, 10 Okt 2018, 21:48:18 WIB Oleh : B Maharani 92 View
Peralatan Nuklir di Sulteng Aman
Minggu, 07 Okt 2018, 21:48:18 WIB Oleh : B Maharani 141 View
Tumbuhkan Kesadaran Politik dengan Balon
Tuliskan Komentar