atas1

Celeng Dhegleng Sri Krishna Satukan Ganjar-Butet

Senin, 04 Mar 2019 | 22:47:41 WIB, Dilihat 593 Kali - Oleh Muhammad Zukhronnee Ms

SHARE


Celeng Dhegleng Sri Krishna Satukan Ganjar-Butet Sri Krishna bersama Art Director dan Musisi pendukungnya saat temu media di Riverside Music Studio and Rehearsal Space, Pakem, Sleman, Senin (4/3/2019). (Muhammad zukhronnee ms/koranbernas.id)

Baca Juga : Ratusan Anggota Laskar Datangi Mapolres


KORANBERNAS.ID -- Sri Krishna, seorang seniman musik akan menggelar karya-karyanya dalam sebuah konser dengan tajuk "Konser Kidung Nusantara Sri Krishna Celeng Dhegleng.

Dalam konser berdurasi satu setengan jam ini Ncik (panggilan akrab Sri Krisna-red) akan membawakan 8 sampai 10 lagu. Lagu-lagu ini tak hanya akan berisi lagu-lagu dari album terbaru tapi juga dari album sebelumnya.

"Saya mencoba merangkum lirik lagu yang sesuai dengan tema saat ini, baik itu dari album baru maupun lama," terang Ncik kepada koranbernas.id, Senin (4/3/2019).

Konser yang akan diselenggarakan Kamis, 7 Maret 2019 di Concert Hall, Taman Budaya Yogyakarta ini akan mengajak sejumlah budayawan untuk berkolaborasi.

Mereka adalah Butet Kartaredjasa, Ganjar Pranowo, Toto Tewel, Agus Noor, Yahya Cholil Staquf, Ong Hari Wahyu serta musisi-musisi pendukung seperti Bagus Mazasupa, Endy Barqah, YabeS, Iwank Sambo, Denny Dumbo dan lain-lain. Yang paling unik dalam konser ini Ncik melibatkan Paduan Suara Mahasiswa Universitas Gajah Mada.

Ncik mengakui bahwa keterlibatan Toto Tewel dalam konsernya kali ini bukan hanya karena kedekatan emosional. "Tapi memang ada beberapa bagian yang memang pas jika Toto Tewel yang membawakan," terangnya.

Sementara itu Paduan Suara Mahasiswa Universitas Gajah Mada (PSM-UGM) diharapkan mampu memberikan ruh yang lebih kaya pada konser ini. Anggi selaku perwakilan dari PSM-UGM tak hanya takjub kepada konsep konser yang dirancang Iqbal dan tim kreatif untuk Ncik Krishna.

Selain itu Paduan Suara yang sudah malang melintang hingga kancah internasional ini justru baru pertama kali merasakan kolaborasi yang berbeda dan penuh kebebasan.

"Kami kan biasa menyiapkan seragam khusus yang disesuaikan dengan tema konser yang akan kami iringi, nah disini kami malah bingung karena dibebaskan untuk memilih custom," papar Anggi.

Potongan tumpeng pertama diserahkan Sri Krishna kepada Tengku Dalin pemilik DF music, label yang menaunginya saat ini. (Muhammad zukhronnee ms/koranbernas.id)

 

Lagu Celeng Dhegleng diambil sebagai tajuk konser. Lagu ini ditulis oleh Sindhunata dan Sri Krishna ini berisi kritikan terhadap perilaku korup para elit yang rakus akan kekuasaan dan gelimang harta yang akhirnya merusak tatanan kehidupan.

Lewat lagu ini Sri Krishna ingin mengajak kita memasuki ruang refleksi atas kondisi kehidupan yang sedang gencar diserbu hoaks, ujaran kebencian, dan Celeng Dhegleng yang merajalela. Kegelisahannya pada retorika politik yang menyesatkan, ketidakadilan dan korupsi ia curahkan.

Harapannya, dengan terus memelihara akal sehat dan perlawanannya terhadap ketidakadilan dapat ia suarakan. "Yang terpenting adalah kita punya harapan yang besar tentang Indonesia, optimis dan pengharapan yang sungguh-sungguh bahwa Indonesia ini semakin baik," papar Ncik.

Sementara tagline Kidung Nusantara pada konsernya kali ini adalah semangat Sri Krishna dalam mencintai bumi dan langit yang ia pijak dan diwujudkan dalam sebuah rangkaian karya.

Persembahan bagi negeri yang ia cintai. Disajikan dengan alur yang baik di awal pagelaran hingga klimaksnya pada keadaan "chaos”, hiruk-pikuk derita kehidupan. Dan anti klimaksnya adalah sajian Iagu-lagu dengan lirik yang menjadi pengingat bahwa kita sebagai bangsa masih mempunyai secercah cahaya sebagai harapan untuk memperbaiki dan membangun negeri ini kembali.

Pembacaan puisi, orasi kebangsaan serta percakapan menggelitik di tengah-tengah konser oleh para budayawan akan semakin menggenapi konser megah Sri Krishna.(yve)



Senin, 04 Mar 2019, 22:47:41 WIB Oleh : Sari Wijaya 1368 View
Ratusan Anggota Laskar Datangi Mapolres
Senin, 04 Mar 2019, 22:47:41 WIB Oleh : Redaktur 865 View
Tak Ada Pemukulan, Kejadian SSA Tak Berkaitan dengan Parpol
Senin, 04 Mar 2019, 22:47:41 WIB Oleh : Prasetiyo 777 View
Paska Kebakaran Mandiraja, Pasar Baru Dibangun

Tuliskan Komentar