atas1

Angka Pengangguran Sudah Taraf Berbahaya, Perlu Percepatan OK OCE

Minggu, 31 Mar 2019 | 20:08:54 WIB, Dilihat 3843 Kali - Oleh warjono

SHARE


Angka Pengangguran Sudah Taraf Berbahaya, Perlu Percepatan OK OCE Indra Cahya Uno memberi pemaparan dan membuka wawasan perihal pentingnya kewirausahaan di Magelang. (istimewa)

Baca Juga : Salut, Santri Milenial Belajar Pertanian


KORANBERNAS.ID—Co Founder OK OCE, Prof Indra Cahya Uno menyebut angka pengangguran di Indonesia sudah masuk taraf berbahaya. Data statistik menyebutkan, lulusan SMA/SMK, Diploma dan Sarjana yang menganggur terus meningkat tajam.

“Tahun 2018, sarjana yang menganggur belum mencapai 400 ribu. Tapi sekarang, sudah hampir 800 ribu. Belum lagi pengangguran untuk diploma apalagi SMA dan SMK. Jauh lebih besar,” kata Indra saat mengisi acara acara “Temu UMKM Menyambut Wisatawan di Borobudur”, Minggu (31/3/2019), di Desa Wanurejo, Magelang.

Tingginya angka pengangguran, menurut dosen di Program Magister di UI ini, akan terus meningkat tanpa gerakan nyata dan upaya serius.

Kalau dibiarkan, tahun demi tahun akan menjadi problem serius dan dapat memicu kerawanan sosial. Sementara program yang dilakukan oleh pemerintah pusat ataupun daerah, dinilai masih sebatas slogan dan belum mampu menjadi senjata ampuh untuk mendorong perkembangan kewirausahaan.

Armada khusus untuk mengkampanyekan Oce OK OCE seluruh wilayah. (istimewa)

“Saya kira sama. Di Jakarta ataupun di daerah lain. Upaya yang dilakukan adalah dengan mengadakan pelatihan di BLK. Tapi, kenyataannya lebih banyak yang gagal ketimbang yang akhirnya sukses membuka usaha sendiri. Pelatihan menjahit misalnya, karena sekadar pelatihan dan begitu selesai peserta diberi modal kerja berupa mesin jahit tanpa pendampingan, banyak yang gagal. Berapa bulan kemudan mesin jahitnya malah dijual,” terang putra kakak dari Sandiaga Uno ini.

Hal ini terjadi, sebab yang dibutuhkan oleh para pelaku usaha, sesungguhnya adalah pendampingan. Pendampingan harus terus menerus dilakukan, sejak memulai usaha hingga seterusnya.

“Ibaratnya, negara ini sedang sakit. Perlu obat segera. Melalui OK OCE, kami melakukan pendampingan yang kontinyu. Kami sadar, pelaku usaha bukan hanya butuh pelatihan, tapi juga pendampingan. Sebab wirausaha bukan hanya menciptakan produk, tapi juga bagaimana mengelola keuangan, bagaimana pemasaran, perizinan dan lain sebagainya,” kata Indra lebih lanjut.

OK OCE sendiri, puluhan tahun lalu lebih diarahkan untuk kalangan mahasiswa. Namun belakangan, disadari perlu upaya mempercepat gerakan ini agar lebih cepat lahir wirausaha-wirausaha baru untuk mengatasi problem pengangguran.

Indra menargetkan, dalam 5 tahun ke depan, akan lahir 2 juta wirausahawan baru di Indonesia. Selain terus mengkampanyekan pentingnya kewirausahaan, OK OCE juga terus memperluas dan memperkuat jejaring di berbagai daerah se-Indonesia.

“Kami terus bergerilya ke seluruh wilayah. Kita dorong wawasan masyarakat mengenai pentingnya kewirausahaan. Setelah terbuka wawasan dan tertarik untuk menjadi pengusaha, maka kami akan beri pelatihan khusus dan pendampingan kontinyu. Kami damping terus selama usaha ini masih ada dan berjalan. Tentu tidak harus langsung oleh tim kami. Sistem yang kami kembangkan, memungkinkan setiap komunitas memiliki orang-orang terlatih untuk membantu lingkungan mereka mengembangkan diri. Bahkan modal juga bukan dari kita. Dari lembaga keuangan yang sudah bermitra dan mendukung gerakan ini,” papar Indra.(SM)



Minggu, 31 Mar 2019, 20:08:54 WIB Oleh : Redaktur 552 View
Salut, Santri Milenial Belajar Pertanian
Minggu, 31 Mar 2019, 20:08:54 WIB Oleh : warjono 519 View
Indra Uno Ajak Warga Berlomba Selesaikan Masalah Bangsa
Sabtu, 30 Mar 2019, 20:08:54 WIB Oleh : Redaktur 568 View
Kenali Hukum, Jauhi Hukuman

Tuliskan Komentar