pilkades-evoting-sleman-2020-ditunda-ini-alasannyaBupati Sleman Sri Purnomo didampingi Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta menjelaskan penundaan Pilkades. (istimewa)


Nila Jalasutra

Pilkades e-Voting Sleman 2020 Ditunda Ini Alasannya

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Pemerintah Kabupaten Sleman memutuskan menunda pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) e-voting tahun 2020.

Keputusan tersebut disampaikan Bupati Sleman Sri Purnomo kepada wartawan di Pendopo Parasamya Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Selasa (11/8/2020).


Baca Lainnya :

Alasan penundaan karena turunnya surat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang menginstruksikan penundaan pelaksanaan Pilkades 2020 dan mendahulukan pelaksanaan pilkada sebagai program strategis nasional.

Sebenarnya Pemerintah Kabupaten Sleman siap menyelenggarakan Pilkades e-voting pada bulan Agustus ini. Namun demikian Kemendagri memerintahkan penundaan.


Baca Lainnya :

“Kami menindaklanjuti surat dari Mendagri untuk menunda dan telah kami koordinasikan, insyaAllah kalau tidak ada hambatan akan kami laksanakan Minggu 20 Desember 2020,” jelasnya.

Mengenai teknis Pilkades 2020, Sri Purnomo mengatakan tidak ada perubahan. Tetap menggunakan sistem e-voting.

“Jadi kami tidak mengandai-andai perubahan seperti apa karena sudah ditetapkan berupa peraturan daerah yaitu dengan metode e-voting,” jelasnya.

Penundaan pilkades tidak mempengaruhi masa jabatan kepala desa yang telah habis. Kepala desa yang berakhir masa jabatannya digantikan sementara oleh Penjabat Kepala Desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sleman,  Budiharjo, menambahkan pihaknya telah mengantisipasi keamanan sistem e-voting yang akan dilakukan sebagai metode Pilkades 2020.

“Kami telah mengantisipasi keamanan sistem yang melekat pada komputer maupun sistem e-voting yang akan digunakan pada hari Minggu tanggal 20 Desember 2020,” katanya. (sol)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini