Mantra Expo #2 Siap Guncang Yogyakarta, Hadirkan Arsitek Dunia dan "Fun Run" dengan 1.000 Peserta

Mantra Expo #2 hadir di Yogyakarta dengan konsep festival lifestyle internasional. Hadirkan arsitek dunia, pameran inovasi, dan Mantra Fun Run yang menargetkan 1.000 peserta

Mantra Expo #2 Siap Guncang Yogyakarta, Hadirkan Arsitek Dunia dan "Fun Run" dengan 1.000 Peserta
Hengky Sampatti Huang bersama Agatha Florensia dan Septyadi Pityanta saat launching jersey Mantra Fun Run 2026. (warjono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA–Yogyakarta bersiap menjadi panggung pertemuan para inovator, arsitek, pelaku industri kreatif, hingga komunitas gaya hidup modern melalui penyelenggaraan Mantra Expo #2. Digelar pada 23–26 Juli 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, ajang ini hadir dengan skala yang jauh lebih besar dibanding tahun sebelumnya.

Jika pada penyelenggaraan perdana Mantra Expo lebih dikenal sebagai pameran material bangunan, tahun ini konsepnya bertransformasi menjadi festival lifestyle berbasis industri bertaraf internasional. Berbagai elemen mulai dari bisnis, desain, teknologi, edukasi, komunitas hingga hiburan dikemas dalam satu ekosistem yang saling terhubung.

Direktur Qhomemart sekaligus Founder Mantra Expo, Hengky Sampatti Huang, mengatakan perubahan konsep tersebut lahir dari keinginan untuk menjadikan Yogyakarta sebagai pusat inovasi yang mampu mengikuti bahkan menyambut tren global lebih cepat.

Menurutnya, selama ini perkembangan dunia konstruksi dan pembangunan di Yogyakarta sering kali tertinggal dibanding kota-kota besar lain di Indonesia.

"Kami melihat kalau ada produk atau inovasi baru di kota besar, biasanya dua tahun kemudian baru muncul di Jogja. Kami ingin itu berubah. Jogja tidak boleh tertinggal. Jogja harus menjadi pusat inovasi baru," ujarnya saat jumpa pers Road to Mantra Fun Run 2026 di Qhomemart.

Sampatti menegaskan Mantra Expo bukan sekadar pameran dagang, melainkan ruang kolaborasi yang mempertemukan inovasi global dengan masyarakat. Bahkan, menurutnya, skala internasional yang dihadirkan tahun ini menjadi pembeda utama dibanding event sejenis di kota lain.

"Jakarta masih banyak yang berskala nasional. Di Jogja, kami mengajak masyarakat berlari mengikuti tren global melalui Mantra Expo," katanya.

Hadirkan Arsitek Dunia dan Filosofi Build, Live, Experience

Mengusung tema besar Build, Live, Experience, Mantra Expo #2 menawarkan pendekatan baru dalam mempertemukan industri dengan masyarakat.

Aspek Build menyoroti kualitas, inovasi, dan solusi terbaik dari berbagai sektor industri. Sementara Live menghubungkan perkembangan industri dengan kebutuhan masyarakat modern dan gaya hidup urban. Adapun Experience menjadi ruang bagi pengunjung untuk merasakan langsung berbagai inovasi melalui aktivitas interaktif.

Selama empat hari penyelenggaraan, pengunjung akan disuguhkan beragam agenda mulai dari Building Material Booth Exhibition, Kompetisi Desain Mahasiswa Arsitektur, Demo Memasak dan F&B Experience, hingga aktivitas komunitas kreatif.

Salah satu agenda unggulan adalah International Talkshow & Book Launch yang diperkirakan dihadiri sekitar 500 profesional, mahasiswa, akademisi, dan pelaku industri. Forum ini akan menghadirkan sejumlah arsitek dan pembicara ternama dari berbagai negara seperti Thailand, Singapura, Hong Kong, Filipina, Korea Selatan, Bangladesh, serta Indonesia.

Marketing Manager Qhomemart, Agatha Florensia, mengatakan Mantra Expo dirancang menjadi wadah yang inklusif dan mampu mempertemukan masyarakat dengan berbagai perkembangan inovasi terbaru.

"Harapannya lebih besar, lebih beragam, dan lebih inklusif dengan melibatkan banyak pihak. Masyarakat bisa mendapatkan informasi mengenai inovasi dan produk terbaru untuk berbagai kebutuhan rumah tangga maupun konstruksi," ujarnya.

Selain seminar internasional, pengunjung juga dapat mengikuti workshop, gathering komunitas, aktivitas keluarga, kompetisi, hingga sesi interaksi langsung dengan para narasumber global.

Agatha berharap Mantra Expo mampu menjadi penggerak ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Yogyakarta sebagai kota yang inovatif, kreatif, dan terdepan dalam pembangunan.

Mantra Fun Run Bidik 1.000 Pelari

Semangat hidup aktif yang menjadi bagian dari filosofi Live akan diwujudkan melalui penyelenggaraan Mantra Fun Run 2026 pada 26 Juli mendatang. Event yang menjadi penutup rangkaian Mantra Expo tersebut menargetkan 1.000 peserta dari berbagai kalangan.

Tingginya minat masyarakat terlihat dari tiket kategori Early Bird yang telah habis terjual. Saat ini panitia membuka pendaftaran reguler melalui laman resmi Mantra Expo.

Mantra Fun Run dikemas sebagai ajang olahraga yang ramah keluarga dengan atmosfer penuh hiburan dan aktivitas komunitas. Peserta tidak hanya berlari, tetapi juga dapat menikmati berbagai activation booth interaktif serta kesempatan memenangkan doorprize.

Direktur Jorace Sport Organizer Septyadi Pityanta menjelaskan bahwa tahun ini konsep yang diusung adalah family run agar bisa diikuti seluruh anggota keluarga.

"Kami membuka dua kategori, yaitu 3 kilometer dan 5 kilometer. Start dan finish akan berada di boulevard GIK UGM, sementara rute masih dalam tahap finalisasi bersama pihak UGM. Kami ingin rutenya benar-benar aman dan nyaman bagi peserta," katanya.

Sebelum acara utama digelar, panitia juga akan mengadakan Social Run pada 7 Juli 2026 di Qhomemart sebagai ajang pemanasan sekaligus silaturahmi bagi komunitas lari dan masyarakat umum.

Dengan kombinasi pameran internasional, forum arsitektur dunia, aktivitas komunitas, hingga ajang olahraga massal, Mantra Expo #2 diproyeksikan menjadi salah satu event terbesar di Yogyakarta tahun ini. Lebih dari sekadar pameran, Mantra Expo ingin membangun ekosistem yang mempertemukan inovasi, industri, kreativitas, dan gaya hidup dalam satu perayaan yang hidup dan relevan bagi masyarakat modern. (*)