Inovasi Lewat Medsos, Strategi Efektif Berjualan pada Era Digital

Inovasi Lewat Medsos, Strategi Efektif Berjualan pada Era Digital
Talkshow "Cara Cuan Jualan Online"  di @HOM Premiere Timoho By Horison, Rabu (12/3/2025). (yvesta putu ayu/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA – Inovasi melalui media sosial menjadi salah satu strategi efektif dalam berjualan online pada era digital. Pasar yang luas terbuka melalui pemanfaatan berbagai platform digital.

Marketing Spesialis Iki Telurqu, Restu Wijang Setiabudi, menekankan pentingnya membangun kepercayaan konsumen sebelum masuk ke pasar digital. Melalui edukasi dan pemanfaatan influencer, brand bisa lebih dikenal luas.

“Pada awal kami fokus membangun brand trust dan edukasi ke customer. Sekarang 40% penjualan kami sudah dilakukan secara online," ujarnya dalam talkshow "Cara Cuan Jualan Online"  di @HOM Premiere Timoho By Horison, Rabu (12/3/2025).

Senada, Farhan Muhammad Zulfikar, menambahkan bahwa bisnis harus beradaptasi dengan tren digital, termasuk memanfaatkan media sosial, e-commerce, dan website untuk memperluas jangkauan pasar.

Regional Virtual Store Alfamart, Muhammad Nasir, menjelaskan bahwa Alfamind, aplikasi belanja daring Alfamart, memungkinkan siapa saja memiliki toko digital tanpa modal besar. Menurutnya, media sosial juga bisa menjadi aset bisnis jika dimanfaatkan dengan baik.

"Promosi melalui WhatsApp, Facebook, hingga TikTok bisa menjangkau lebih banyak konsumen," jelasnya.

Sementara itu, Branch Manager JNE Yogyakarta, Adi Subagyo, menyoroti pentingnya kecepatan dan kepastian pengiriman dalam bisnis online.

"Kecepatan, keamanan, dan kepastian pengiriman menjadi faktor utama dalam bisnis digital. Kami selalu berinovasi agar layanan semakin optimal," katanya.

Dengan tren belanja online yang terus berkembang, pemanfaatan media sosial sebagai strategi pemasaran menjadi semakin penting bagi pelaku usaha agar tetap kompetitif pada era digital. (*)