BKAD Sleman Launching Pembayaran Pajak Daerah melalui PT Bank Syariah Indonesia
Target kenaikan penerimaan pajak tahun ini sebesar Rp 1,3 triliun.
KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman menyelenggarakan High Level Meeting Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah sekaligus Launching Pembayaran Pajak Daerah melalui PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI), Selasa (9/6/2026) di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa meluncurkan secara simbolis dengan pemukulan gong dilanjutkan dengan pengarahan oleh BSI.
Plt Kepala BKAD, Widodo melaporkan Pemkab Sleman menargetkan kenaikan penerimaan pajak tahun ini sebesar Rp 1,3 triliun, naik Rp 200 miliar dari tahun sebelumnya. Realisasi hingga bulan Mei sudah tercapai 35 persen serta diharapkan ke depan mampu mandiri dari sisi fiskal.
“Semoga kerja sama dengan BSI ini hingga akhir tahun seluruh wajib pajak dan juga retribusi nantinya akan melengkapi kemandirian fiskal kita sehingga Sleman bisa mandiri dari sisi fiskal,” ujar Widodo.
Proses digital
Widodo menyampaikan BSI melengkapi sistem pembayaran pajak serta mempermudah wajib pajak mempercepat penerimaan Sleman dengan pembayarannya melalui proses digital.
Area Manager BSI Yogyakarta, Muhammad Taqiyuddin, menyampaikan BSI berkomitmen untuk terus bermitra dengan pemerintah dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Sleman khususnya dalam memberikan kemudahan bagi wajib pajak untuk melakukan pembayaran pajak secara digital.
“Kami siap mendukung Pemkab Sleman melalui beberapa fitur layanan kami yakni salah satunya BYOND by BSI dalam rangka mempermudah wajib pajak melakukan pembayaran pajak secara digital,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Danang Maharsa menyampaikan program ini merupakan salah satu bentuk konkret dari upaya Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah dalam bentuk digitalisasi dalam layanan pada masyarakat.
Langkah strategis
Kegiatan itu menjadi langkah strategis dan penting bagi Pemkab Sleman untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam bidang pengelolaan pajak daerah.
“Kehadiran BSI sebagai mitra Pemkab Sleman diharapkan mampu memperluas layanan inklusi keuangan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran pajak,” kata Danang.
Lebih lanjut, dia mengajak seluruh wajib pajak di Kabupaten Sleman untuk terus meningkatkan kesadaran dan kepatuhan membayar pajak daerah tepat waktu. (*)
Nila Hastuti
