atas1

PDI Perjuangan Kuasai Kursi Ketua DPRD se-DIY

Senin, 13 Mei 2019 | 18:46:13 WIB, Dilihat 564 Kali - Oleh Sholihul Hadi

SHARE


PDI Perjuangan Kuasai Kursi Ketua DPRD se-DIY Konferensi pers DPD PDI Perjuangan DIY, Senin (13/5/2019). (sholihul hadi/koranbernas.id)

Baca Juga : Usianya 23 Tahun, Dokter Ini Lolos Jadi Anggota DPRD


KORANBERNAS.ID – PDI Perjuangan DIY memperoleh suara signifikan pada Pemilu 17 April 2019. Dengan hasil itu, parpol tersebut secara eks ofisio menguasai kursi Ketua DPRD Kabupaten/Kota se-DIY maupun Ketua DPRD DIY.

Ketua DPD PDI Perjuangan DIY Bambang Praswanto, Senin (13/5/2019), mengatakan pihaknya bersyukur parpol yang dipimpinnya dipercaya oleh masyarakat sebagai pemenang pemilu di provinsi ini.

“Untuk kedua kalinya, kita seluruhnya dapat Ketua DPRD Kabupaten/Kota. Atas nama DPD PDIP kami bersyukur diberikan kepercayaan dan tahun ini kepercayaan itu terasa lebih,” ungkapnya dalam konferensi pers di Jalan Tentara Rakyat Mataram 28 Yogyakarta.

Didampingi jajarannya, Bambang menyampaikan untuk DPR RI PDIP DIY memperoleh dua kursi. Kemudian DPRD DIY 17 kursi, DPRD Sleman 15 kursi, DPRD Bantul 11 kursi, DPRD Gunungkidul 10 kursi,  DPRD Kota Yogyakarta 13 kursi dan DPRD Kulonprogo 12 kursi.

“Secara umum target kita tercapai. Ini kerja yang luar biasa dan mudah-mudahan dapat kepercayaan dari masyarakat DIY,” kata dia.

Dengan perolehan kursi tersebut, Bambang ingin ke depan masyarakat DIY bisa betul-betul merasakan hasil pembangunan. “Bukan hanya yang gedhe-gedhe seperti bandara,” ungkapnya.

Menurut dia, kepercayaan dari masyarakat tersebut harus bisa meningkatkan semangat kerja legislatif dalam upaya meningkatkan lapangan kerja maupun memaksimalkan Dana Keistimewaan (Danais) untuk kesejahteraan masyarakat.

Hanya saja diakui, dengan banyaknya anggota dewan dari PDIP membawa konsekuensi lain yakni partai mau tak mau harus lebih ketat mengawal anggotanya yang duduk di lembaga legislatif.

“Kita akan lebih ketat mengawal agar tetap berada pada rel yang sesungguhnya sesuai program Kongres 2015. Kita kendalikan lebih ketat supaya lebih tertib,” tegasnya.

Hadir pula dalam konferensi pers kali ini dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Ahmad Ma’ruf. Dia antara lain menyampaikan kemenangan PDI Perjuangan DIY paralel dengan kemenangan Pilpres.

Sebagai anggota Badan Pemenangan Pemilu (BPP), Ahmad Ma’ruf sepakat untuk mengawal implementasi program pemerintah pusat, melakukan akselerasi program pembangunan di DIY maupun kabupaten/kota secara all out, mengentaskan kemiskinan serta memaksimalkan penggunaan Danais.

Pada bagian lain menjawab pertanyaan mengenai posisi Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo yang dijadikan Kepala BKKBN Pusat, Bambang Praswanto mengatakan yang bersangkutan belum lapor ke DPD karena belum mendapatkan SK secara formal.

Bambang mengakui, ditariknya Hasto Wardoyo ke pusat merupakan prestasi yang tinggi. Namun demikian terjadi persoalan apakah jabatan bupati diganti atau tidak. “Proses mengganti bupati itu tidak mudah, lewat DPRD,” kata Bambang.

Dia mengusulkan apabila memungkinkan jabatan itu didobel saja. “Kalau memungkinkan dobel jabatan. Semua tergantung Pak Presiden, karena Pak Hasto belum dapat SK. Yang beredar itu belum ada tanda tangan presiden. Tetapi kalau memang harus diganti kita proses di DPRD Kulonprogo,” ungkapnya. (sol)



Minggu, 12 Mei 2019, 18:46:13 WIB Oleh : Nila Jalasutra 7833 View
Usianya 23 Tahun, Dokter Ini Lolos Jadi Anggota DPRD
Minggu, 12 Mei 2019, 18:46:13 WIB Oleh : Prasetiyo 741 View
Yayasan Dahuni Ajak Pelajar Ikuti Blusukan 2019
Minggu, 12 Mei 2019, 18:46:13 WIB Oleh : B Maharani 491 View
Sering Menang Lomba Kopi Getas Makin Terkenal

Tuliskan Komentar