atas1

Cukup Klik, Makanan Langsung Sampai Rumah

Kamis, 13 Jun 2019 | 11:17:32 WIB, Dilihat 268 Kali - Oleh Yvesta Putu Sastrosoendjojo

SHARE


Cukup Klik, Makanan Langsung Sampai Rumah Fangfang dan Yusuf (tengah), pemilik FangsKitchen, industri rumahan yang fokus dalam bidang makanan, bersama dengan 2 pegawai mereka.(istimewa)

Baca Juga : Pertama di Indonesia, Festival Purbakala Digelar


KORANBERNAS.ID -- Hampir semua orang pasti sudah pernah menikmati kemudahan memesan makanan secara online. Lagi ingin makanan yang pedas, asin atau manis? Semua bisa dipesan hanya dengan beberapa kali klik. Fakta ini menjadikan industri makanan sebagai sebuah bidang yang selalu menjadi incaran utama para pelaku bisnis, termasuk industri rumahan (home industry). Dengan perkembangan teknologi saat ini, menjual makanan hanya cukup dengan modal smartphone dan internet.

Salah satu pemain dalam industri ini adalah Fangfang dan Yusuf. Pasangan suami istri ini memilih untuk resign dari pekerjaannya dan membuka bisnis makanan berbasis internet bernama FangsKitchen pada Oktober 2018 lalu. Asinan buah dengan rasa pedas, asam dan manis menjadi menu andalan FangsKitchen. 

Berawal dari kegemarannya akan asinan, Fangfang sering membuatnya untuk acara-acara yang diselenggarakan oleh temannya. Alhasil banyak yang memesan asinan buatan Fangfang untuk beberapa acara. Hal ini menginspirasinya untuk menekuni bisnis ini hingga sekarang.

“Pada awalnya, saya mengelola bisnis ini seorang diri karena tadinya suami masih bekerja di perusahaan swasta. Sekarang kami bagi tugas, saya mengurus produksi makanan dan suami bertugas untuk pemasaran. Kami juga saat ini dibantu 2 karyawan untuk memproduksi dan memproses pengantaran pesanan setiap harinya. Asinan yang kami tawarkan berbeda dari asinan lainnya. Asinan FangsKitchen menghadirkan buah yang lebih beragam dan premium, termasuk mangga, jambu kristal, nanas, rambutan, stroberi, kiwi dan plum,” jelas Fangfang, pemilik FangsKitchen, Kamis (13/6/2019).

Tantangan dari industri makanan adalah untuk memastikan pesanan tiba di tangan pelanggan dengan cepat dan dalam kondisi yang baik.

“Kami ingin terus menjaga kepuasan pelanggan, sehingga memilih mitra pengantaran yang tepat sangatlah penting. Ongkos kirim juga menjadi salah satu faktor yang menentukan repeat order. Sejak awal, saya telah memanfaatkan jasa pengiriman GrabExpress untuk mengantar setiap pesanan kepada pelanggan di Jabodetabek. Saya dan pelanggan merasa puas karena waktu pengambilan dan pengantaran yang cepat sehingga bisa tibai di tangan pelanggan dengan keadaan segar,” tambah Fangfang.

GrabExpress merupakan layanan kurir ekspres berbasis aplikasi milik Grab yang menjanjikan kecepatan, kepastian, dan yang paling utama adalah keamanan. Berbagai fitur baru telah dihadirkan GrabExpress sebagai bentuk komitmen untuk menyediakan layanan dengan menggunakan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan UMKM di  Indonesia yang akan membantu mereka mengembangkan usaha. 

Fitur favoritnya di GrabExpress adalah GrabExpress Same Day. Pelanggan bisa menang banyak dengan biaya pengantaran yang lebih hemat, dan mitra pengemudi juga bisa lebih fleksibel mengatur pengiriman. 

Selain itu, layanan GrabExpress Car juga sangat membantu jika ada pesanan dengan porsi besar. Pengantaran dengan mobil lebih menjamin kualitas produk dan memudahkan pengiriman. 

"Karyawan saya juga terbantu dengan fitur Multi Stop, karena bisa memesan layanan GrabExpress hanya satu kali untuk 5 tujuan yang berbeda. Hal ini sangat menghemat waktu, tenaga dan juga biaya,” jelas Fangfang.

Sejak memanfaatkan fitur-fitur tersebut, bisnis FangsKitchen telah bertumbuh sebesar 80%, dan dia bisa mengantarkan lebih banyak pesanan setiap harinya. 

GrabExpress juga memperkenalkan fitur “Langganan Paket Hemat” (Subscription) bagi pelanggan. Dengan fitur ini, pelanggan bisa membeli paket langganan GrabExpress dan menghemat hingga 90% untuk biaya pengantaran menggunakan GrabExpress.

Fitur ini diharapkan dapat membantu lebih banyak wirausahawan mikro untuk dapat bertumbuh.

FangsKitchen merupakan satu dari 5 juta wirausahawan mikro yang tergabung dalam platform Grab di Indonesia. 

Dalam beberapa tahun kedepan, Fangfang ingin membuka gerai untuk lebih mengembangkan bisnisnya dan bisa menawarkan lebih banyak ragam makanan.

Akan tetapi, bisnis online yang telah ia miliki tidak akan ditinggalkan dan akan terus dikembangkan. Fangfang pun beberapa kali hadir di acara pelatihan yang diadakan oleh GrabExpress. Ilmu-ilmu untuk mengembangkan bisnis yang ia dapatkan di pelatihan tersebut selalu diingat dan terapkan selama mengembangkan bisnisnya hingga saat ini. 

Grab menyediakan layanan dengan jangkauan terluas di Asia Tenggara yang tersebar di 336 kota di Asia Tenggara. Saat ini Grab telah beroperasi di 222 kota dari Sabang hingga Merauke dengan menguasai 60 persen pangsa pasar roda dua dan 70 persen pangsa roda empat. 

Dari Maret 2018 hingga Desember 2018, volume instant delivery dan same-day delivery dari GrabExpress telah meningkat lebih dari 3 kali lipat di tingkat regional, sedangkan jumlah merchant GrabExpress juga meningkat 3 kali lipat di Indonesia.(*/yve)

 


Rabu, 12 Jun 2019, 11:17:32 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 465 View
Pertama di Indonesia, Festival Purbakala Digelar
Rabu, 12 Jun 2019, 11:17:32 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 2160 View
Diprotes Emak-emak, Jogja Ubah Zonasi
Rabu, 12 Jun 2019, 11:17:32 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 229 View
Umat Perlu Jaga Marwah Ramadan

Tuliskan Komentar