atas1

Tiap Tahun Masih Ada Desa yang Bermasalah

Jumat, 09 Agu 2019 | 13:47:02 WIB, Dilihat 344 Kali - Oleh Masal Gurusinga

SHARE


Tiap Tahun Masih Ada Desa yang Bermasalah Nicolaus Rohmanto. (istimewa)

Baca Juga : Hotel Barang Nyaman bagi yang Tak Punya Gudang


KORAN BERNAS.ID -- Kinerja aparat pemerintah desa di wilayah Kecamatan Jogonalan Kabupaten Klaten masih perlu ditingkatkan agar tidak terjadi masalah.

Salah satunya melalui kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas perangkat desa terkait penyusunan RPJMDes (Rencana Program Jangka Menengah) desa.

“Setiap tahun masih ada desa yang bermasalah dalam penyusunan laporan pelaksanaan program kerja,” ungkap Nicolaus Rohmanto, Ketua Panitia Pelatihan Peningkatan Kapasitas Perangkat Desa dalam Penyusunan RPJMDes se-Kecamatan Jogonalan, Kamis (8/8/2019).

Terdapat beberapa faktor penyebab terjadinya permasalahan penyusunan laporan program kerja. Dia menyebutkan di antaranya karena kepala desa masih baru.

Factor lain terkait dengan sikap para perangkat desa yang menunggu perintah baru bekerja.  Faktor-faktor inilah yang perlu diubah agar spirit untuk meningkatkan kinerja bisa tercapai.

"Di wilayah Kecamatan Jogonalan setiap tahun memang ada yang bermasalah dalam pembuatan laporan. Melalui kegiatan ini diharapkan ada peningkatan kapasitas teman-teman kepala desa dan perangkat," kata dia.

Pelatihan yang berlangsung di Hotel Grand Tjokro Jalan Pemuda Klaten itu dihadiri Camat Jogonalan, Kusnin Supriyadi,  Koordinator Tim Ahli P3MD (Program Pemberdayaan Masyarakat Desa) Kabupaten Klaten Loegyatmaji, para kepala desa, sekretaris desa, kepala urusan (kaur) dan kepala seksi (kasi).

Rahmanto yang juga Kepala Desa Ngering itu menambahkan di wilayah Kecamatan Jogonalan yang terdiri dari 18 desa, 6 kepala desa di antaranya pejabat baru yang dilantik serentak 16 Mei 2019.

Enam kades itu yakni Kades Sumyang, Kraguman, Tangkisan Pos, Joton dan Granting.

Kepala desa yang baru menjabat diharapkan mampu menyusun RPJMDes-nya agar sesuai visi misi yang disampaikan saat pemilihan kepala desa. "Sampai sekarang masih ada yang belum menyusun RPJMDes," ujar Rahmanto.

Kusnin Supriyadi saat membuka pelatihan berharap agar perangkat desa di wilayahnya bisa meningkatkan kinerja.

"Nantinya tidak ada lagi perangkat dan kepala desa yang bolak balik ke kecamatan. Kepala desa dan perangkat yang baru harus belajar dan lebih giat bekerja," pinta mantan Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu.

Koordinator Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Klaten, Loegyatmaji,  mengatakan tugas pokok dan fungsi perangkat desa dan kepala desa diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 84 Tahun 2015 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa.

Pada pasal (2) disebutkan pemerintah desa adalah kepala desa dibantu perangkat desa. Sedangkan perangkat desa yang dimaksud terdiri atas sekretaris desa, pelaksana kewilayahan dan pelaksana teknis. (sol)



Jumat, 09 Agu 2019, 13:47:02 WIB Oleh : Sholihul Hadi 335 View
Hotel Barang Nyaman bagi yang Tak Punya Gudang
Jumat, 09 Agu 2019, 13:47:02 WIB Oleh : Sholihul Hadi 469 View
Pertamini Menjamur, Hiswana Migas DIY Cemas
Kamis, 08 Agu 2019, 13:47:02 WIB Oleh : Sholihul Hadi 390 View
Jangan Takut Bangkrut karena Berbagi

Tuliskan Komentar