atas1

Perdebatan Batas Waktu Pukul 13.00 WIB Sengit

Rabu, 17 Apr 2019 | 17:56:57 WIB, Dilihat 442 Kali - Oleh Nanang WH

SHARE


Perdebatan Batas Waktu Pukul 13.00 WIB Sengit Anggota KPPS TPS 12 Desa Muktisari, Kecamatan Kebumen, ketika melayani pemilih di Bangsal Rumah Sakit dr Soedirman Kebumen, Rabu (17/4/2019). (nanang wh/koranbernas.id)

Baca Juga : Ketua Bawaslu RI Nyoblos di Semarang


KORANBERNAS.ID—Sebanyak 118 orang pasien Rumah Sakit dr Soedirman (RSDS) Kebumen yang tercatat sebagai pemilih, tidak bisa menggunakan hak pilihnya, karena alasan sudah melampaui pukul 13.00 WIB.

Karena sudah melewati ketentuan jam, 6 tim dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan (KPPS) terdekat yang ditugaskan batal melayani mereka.

“Kami hanya fasilitasi petugas saja, menyiapkan nama-nama pasien dan bangsal tempat perawatannya,“ kata Direktur RSDS Kebumen dr Widodo Prihantoro MM kepada wartawan di sela pemungutan suara di RSDS Kebumen.

Hingga pulangnya anggota KPPS, menurut Kepala Bidang Umum RSDS Rikamto, SKM, dari 172 orang pasien yang punya hak pilih, hanya 54 orang yang bisa menggunakan suaranya.

Pengamatan Rikamto, setiap pasien memerlukan waktu hampir 10 menit, untuk mencoblos 4–5 surat suara. Waktu mencoblos yang cukup lama ini, menjadikan lamanya pemungutan suara di bangsal.

Petugas KPPS tidak membawa bilik suara. Menjaga kerahasiaan, tirai di ruang rawat inap ditutup. Hanya pasien yang berada di bilik suara.

Anggota KPU Kebumen Agus Hasan Hidayat yang berada di RSDS Kebumen, terkejut ketika ada informasi, anggota KPPS menghentikan pemungutan suara di RSDS Kebumen, padahal baru sebagian kecil yang sudah mengggunakan hak pilihnya.

Semestinya ke-121 orang pasien dilayani. Meskipun waktu sudah melampaui jam 13.00 batas akhir pemungutan suara.

Mereka dianggap sudah berada di TPS sebelum jam 13.00 WIB. Sesuai ketentuan pemilih yang sudah berada di TPS sampai dengan jam 13.00 WIB, tetap bisa menggunakan hak pilihnya.

Agus Hasan Hidayat terlihat berupaya agar anggota KPPS melanjutkan melayani pemungutan suara. Namun upaya Agus Hasan tidak berhasil.

Terlihat perdebatan sengit antara Agus Hasan dengan Ketua Panwaslu Kebumen Fitriadi Prihantoro. Keduanya punya argumentasi yang berbeda. Pengawas pemilu berpendapat, waktu pemungutan suara sudah habis, sehingga tidak bisa dilanjutkan. (SM)

 

 

 



Rabu, 17 Apr 2019, 17:56:57 WIB Oleh : B Maharani 739 View
Ketua Bawaslu RI Nyoblos di Semarang
Rabu, 17 Apr 2019, 17:56:57 WIB Oleh : Sholihul Hadi 486 View
Surat Suara Terlalu Besar Biliknya Mungil
Rabu, 17 Apr 2019, 17:56:57 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 442 View
Warga Jogoyudan Antusias Ikuti Pencoblosan

Tuliskan Komentar