atas1

Penduduk DIY 30 Persennya Anak Muda

Sabtu, 18 Mei 2019 | 20:23:43 WIB, Dilihat 349 Kali - Oleh Arie Giyarto

SHARE


Penduduk DIY 30 Persennya Anak Muda Sebagian peserta sosialisasi remaja di Hotel Sahid Jaya Babarsari Yogyakarta, Sabtu (18/5/2019). (arie giyarto/koranbernas.id)

Baca Juga : Grand Aston Yogyakarta Luncurkan Paket Ramadan


KORANBERNAS.ID -- Setiap tahun Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kedatangan 80.000 anak muda dari berbagai daerah di Indonesia.

Para pelajar dan mahasiswa itu merupakan 30 persen populasi sehingga punya pengaruh cukup signifikan terhadap situasi kependudukan daerah ini.

“Setelah lulus tidak semua kembali ke daerah sehingga  kehidupan Yogyakarta adalah kehidupan anak muda,” ungkap Dra Ita Suryani Mkes, Plt Sekretaris Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) DIY.

Pada acara Sosialisasi Penyiapan Perencanaan Kehidupan Berkeluarga  Remaja Putri Sebagai Calon Ibu bagi Pengelola Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Kota se-DIY di Hotel Sahid Jaya Babarsari, Sabtu (18/5/2019), dia mengatakan kondisi remaja bukanlah tanpa tantangan.

Hal serupa disampaikan Kepala Sub Bidang Bina Ketahanan Remaja BKKBN DIY Drs Didik Sudarmadi. Masih ada permasalahan yang mengancam remaja, terutama terkait kesehatan reproduksi dan gizi yang berdampak pada kualitasnya sebagai aktor pembangunan dan kesiapannya membangun keluarga. Karenanya perlu ada pembinaan.

Seorang peserta bertanya pada narasumber. (arie giyarto/koranbernas.id)

"Pada aspek ketahanan keluarga, dari berbagai data dan kajian diketahui keluarga yang dibangun di usia muda tanpa kesiapan akan rentan terhadap retaknya hubungan rumah tangga, memicu pertengkaran, kekerasan dan berujung pada perceraian," kata Didik.

Penyiapan perencanaan kehidupan keluarga bagi remaja menjadi proyek prioritas nasional bidang KKB. Di DIY targetnya menyasar 279 kelompok Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK R) dan 139 kelompok Bina Ketahanan Remaja (BKR).

Terdapat 150 orang mengikuti sosialisasi setengah hari tersebut. Tujuannya untuk penguatan kapasitas pengelola program Bina Ketahanan Remaja dalam rangka penyiapan perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja putri sebagai calon ibu.

Direktur Bina Ketahanan Remaja BKKBN Pusat Eka Sulistia Ediningsih SH MSi. (arie giyarto/koranbernas.id)

Landas pacu

Direktur Bina Ketahanan Remaja BKKBN Pusat Eka Sulistya Ediningsih SH MSi mengharapkan program itu bisa menjadi landas pacu menuju keluarga berkualitas.

“Pernikahan remaja harus dengan persiapan dan pengetahuan  matang sehingga akan bisa memberi kontribusi terwujudnya tujuan tersebut,” kata dia.

Secara nasional apabila setiap kelompok mengedukasi 30 orang, menurut Eka, terdapat 8 juta orang akan dapat teredukasi dengan pengetahuan sebagaimana seharusnya.

Proyek ini akan terus dimonitor dan harus dilaporkan ke BKKBN Pusat. Untuk kelancarannya secara berjenjang diharapkan memanfaatkan teknologi smart phone yang dimiliki setiap remaja maupun pengelola.

Hadir pula dalam kesempatan itu Plt Direktur Kesehatan Reproduksi BKKBN pusat Drg Widwiyono MKes maupun pejabat internal BKKBN DIY. (sol)



Jumat, 17 Mei 2019, 20:23:43 WIB Oleh : Sholihul Hadi 533 View
Grand Aston Yogyakarta Luncurkan Paket Ramadan
Jumat, 17 Mei 2019, 20:23:43 WIB Oleh : Nila Jalasutra 399 View
Ini Alasan Warga Lereng Merapi Pilih SMK
Jumat, 17 Mei 2019, 20:23:43 WIB Oleh : Masal Gurusinga 337 View
Personel Linmas Jaga Perlintasan KA Tak Berpalang

Tuliskan Komentar