atas

Bawaslu Akui Ada Ujian Besar

Jumat, 12 Apr 2019 | 15:13:37 WIB, Dilihat 195 Kali - Oleh B Maharani

SHARE


Bawaslu Akui Ada Ujian Besar Apel siaga pengawasan Pemilu di Semarang. (Bekti Maharani/koranbernas.id)

Baca Juga : Karena Tiang APK, Karsono Tewas Terlindas Truk


KORANBERNAS.ID--Hari Tenang selama tiga hari sebelum Pemilu Serentak 17 April 2019 adalah tiga hari yang krusial. Maka diperlukan langkah-langkah antisipatif terhadap praktik politik uang, propaganda isu SARA, berita tidak benar (hoax) serta ujaran kebencian dan potensi-potensi pelanggaran lainnya.

“Untuk itu kita akan bergerak serempak di seluruh wilayah pengawasan. Dan karena itu, Indeks Kerawanan Pemilu 2019 yang memuat hasil penilaian terhadap potensi pelanggaran dan kerawanan, menjadi instrument andal bagi kita dalam memproyeksikan langkah-langkah antisipatif,” tandas Muhammad Amin, Ketua Bawaslu Kota Semarang.

Hal tersebut disampaikan Amin dalam sambutannya pada gelar Bawaslu Kota Semarang Apel Siaga pengawasan Pemilu 2019 di depan pelataran Kantor Walikota Semarang (12/4/2019).

Apel dihadiri oleh seluruh jajaran Pengawas Kecamatan, Pengawas Kelurahan dan Pengawas TPS serta unsur TNI/Polri se Kota Semarang ini, merupakan upaya Bawaslu dalam menjaga jalannya Pemilu 2019 secara aman, damai dan kondusif.

“Pemilihan umum adalah perayaan demokrasi yang patut dirayakan dengan penuh sukacita, damai, dan rasa kebanggaan sebagai sebuah bangsa yang beradab,” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa tinggal lima hari lagi bangsa ini akan memasuki puncak perayaan Pemilu 2019. Tepatnya pada tanggal 17 April, seluruh anak bangsa yang berhak memilih akan menggunakan hak pilihnya.

Pemilu kali ini merupakan pengalaman baru. Untuk pertama kalinya dalam sejarah kepemiluan di Indonesia, anggota Dewan Perwakilan Rakyat, anggota Dewan Perwakilan Daerah, Presiden dan Wakil Presiden, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah akan dipilih secara serentak.

Aspek keserentakan dari pemilu kali ini, menjadi ujian besar bagi Bawaslu Kota Semarang sebagai lembaga pengawas pemilu yang telah mendedikasikan dirinya menjaga hak pilih rakyat.

Menyadari hal tersebut, maka Bawaslu kota Semarang telah melakukan berbagai upaya serius guna mengakselerasi kesiapan dan kematangan seluruh jajaran dalam menghadapi setiap tahapan pemilu. Termasuk menyiapkan penyelenggaraan pengawasan masa tenang, hari pungut hitung dan rekapitulasi serta kesiapan penanganan pelanggaran dan potensi sengketa proses pemilu.

“Sebab tugas mengawasi pemilu adalah panggilan mulia yang harus kita tuntaskan dengan baik. Karena itu, sudah sepatutnya pula kita meminta pertolongan Tuhan, agar kita dikuatkan dan dimampukan untuk menunaikan tugas dan panggilan ini dengan baik, hingga pada saatnya nanti seluruh jajaran bawaslu dapat mempertanggung-jawabkan amanah ini dihadapan Tuhan dan seluruh rakyat Indonesia,” imbuhnya.

Muhammad Amin juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Panwas Kecamatan, Kelurahan dan Pengawas TPS atas kerja keras dan usaha yang sungguh-sungguh untuk menunaikan panggilan mulia sebagai pengawal demokrasi. (SM)

 



Jumat, 12 Apr 2019, 15:13:37 WIB Oleh : Sari Wijaya 199 View
Karena Tiang APK, Karsono Tewas Terlindas Truk
Jumat, 12 Apr 2019, 15:13:37 WIB Oleh : Surya Mega 396 View
Dianggap Mengganggu, Warga Adukan Pendemo Kantor Gojek
Jumat, 12 Apr 2019, 15:13:37 WIB Oleh : Prasetiyo 304 View
Bambang dan Nasir Resmikan Universitas Perwira Purbalingga

Tuliskan Komentar