operasi-sikat-jaran-candi-2020-ungkap-tujuh-kasus-curanmorKapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan, berdialog dengan para tersangka perkara pencurian motor. (Humas Polres Kebumen)


Nanang WH

Operasi Sikat Jaran Candi 2020 Ungkap Tujuh Kasus Curanmor

SHARE

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN — Operasi Sikat Jaran Candi 2020 yang digelar Polres Kebumen berhasil menangkap 6 tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan penadah motor curian. Keenam tersangka diduga terlibat dalam 7 kasus.


Baca Lainnya :

Operasi Sikat Jaran Candi 2020 berlangsung Senin (6/7/2020) hingga Sabtu (25/7/2020). Target utamanya mengungkap pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.

Keenam tersangka yakni FA (30) warga Kecamatan Prembun, Kebumen, WA (31) warga Kecamatan Mirit, JE (26) warga Kecamatan Mirit, SU (30) warga Kecamatan Mirit, MR (36) warga Kecamatan Mirit, serta HE (38) warga Kecamatan Adimulyo.


Baca Lainnya :

Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan, kepada wartawan, Rabu (29/7/2020), mengungkapkan polisi mengamankan 7 barang bukti sepeda motor berbagai merk. "Operasi Sikat Jaran Candi 2020 ada empat target, semuanya berhasil kita ungkap," kata Kapolres Rudy yang didampingi Kepala Satuan Reskrim, AKP Mardi.

Tersangka WA diduga melakukan pencurian sepeda motor Honda Supra X 125 pada tanggal 20 Juni 2020 di daerah Kecamatan Ambal. Tersangka JE diduga melakukan pencurian sepeda motor Yamaha Jupiter pada 20 Juni 2020 di daerah Kecamatan Ambal. Dalam aksinya ini, ia bersama tersangka WA.

Tersangka SU diduga melakukan pencurian sepeda motor Honda Supra X di daerah Kecamatan Ambal pada 18 Juni 2020. Tersangka HE diduga melakukan pencurian sepeda motor matic Honda Vario di daerah Kecamatan Petanahan pada 1 Februari 2020.

Dua tersangka, MR dan FA, diduga sebagai penadah sepeda motor curian dari tersangka WA.

"Para tersangka ditangkap oleh Tim Reaksi Cepat Walet Sat Reskrim Polres Kebumen secara terpisah di berbagai tempat," kata Rudy.

Para tersangka beraksi dengan mencari lengahnya para korban yang memarkirkan sepeda motor dengan mata kunci masih menggantung di sepeda motor.

Modusnya, para tersangka hunting sepeda motor yang diparkir dengan kunci masih tergantung, serta mengawasi lokasi sekitar. Jika situasi aman, tersangka hanya butuh waktu beberapa detik untuk membawa kabur sepeda motor incarannya.

"Kami mengimbau kepada warga masyarakat untuk lebih waspada. Jika perlu sepeda motor diparkir di tempat aman serta dikunci ganda," kata Rudy. (eru)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini