yayasan-dahuni-ajak-pelajar-ikuti-blusukan-2019Pengurus Dahuni Foundation Indonesia, Khaerul Anwar (kanan) didampingi Kepala SMPN 3 Purbalingga, Subarno S Pd, saat sosialisasi kegiatan Blusukan 2019, Sabtu (11/5/2019). (prasetiyo/koranbernas.id)


prasetiyo

Yayasan Dahuni Ajak Pelajar Ikuti Blusukan 2019

SHARE

KORANBERNAS.ID – Sejumlah 200 pelajar terdiri 100 pelajar  SMP dan 100 pelajar SMA dari berbagai sekolah di Purbalingga Jawa Tengah, akan mengikuti Blusukan 2019 yang diselenggarakan Dahuni Foundation atau Yayasan Dahuni.

Kegiatan yang berlangsung empat hari 17-20 Juni ini, untuk membekali pelajar terampil berbahasa Inggris bersama orang asing. Peserta juga digembleng oleh para relawan internasional supaya memiliki motivasi berpikir kreatif dan maju.


Baca Lainnya :

Pengurus Dahuni Foundation Indonesia, Khaerul Anwar, mengemukakan kegiatan serupa pernah diadakan di Boyolali dan memperoleh tanggapan positif dari pemerintah daerah setempat.

Mengingat Khaerul Anwar berasal dari Purbalingga, maka kini giliran Dahuni Foundation ingin berbagi pengalaman bersama pelajar di Purbalingga.


Baca Lainnya :

"Kami mengusung  tema Blusukan 2019: Bringing English to Life, yakni mengajak para pelajar blusukan ke berbagai tempat. Di sela-sela kegiatan itu kami membawakan Bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari mereka," ujar Khaerul Anwar saat sosialisasi Dahuni Foundation Indonesia di SMP Negeri 3 Purbalingga, Sabtu (11/5/2019).

Dahuni Foundation merupakan yayasan amal  yang didirikan pada 2012 oleh pasangan suami istri, Riyani Indriyati asli Boyolali dengan Taco Franssen dari Belandaa.

Yayasan yang kini berpusat di Houston Amerika Serikat ini  bergerak di bidang pendidikan berupa bantuan beasiswa dan layanan bimbingan.

Dalam perkembangannya, Yayasan Dahuni ikut berpartisipasi membantu pendidikan di negara Thailand, Kamboja dan Indonesia.

Khaerul Anwar yang juga Kepala SMA Negeri 3 Boyolali mengemukakan, peserta dibagi dua kelompok. Pertama, kelompok pelajar SMP yang  berlangsung  17-18 Juni 2019.

Pelajar SMP yang mengikuti di antaranya berasal dari SMPN 3 Purbalingga, SMPN 5 Purbalingga, SMPN 1 Bojongsari, SMPN 2 Padamara dan SMPN 1 Padamara.

Selama dua hari itu, bertempat di Aula SMPN 3 Purbalingga, Alun-alun Purbalingga dan Pendapa Cahyana, para pelajar  SMP diajak belajar bahasa Inggris dengan berbagai metode yang menarik dan aneka permainan.

Di antaranya ada acara Warm up game, My Picture Session, Lunch and learn, Speak up Corner dan penugasan.

Kedua, untuk kelompok pelajar SMA akan digelar selama dua hari, 19-20 Juni 2019, dikemas dalam bentuk English Camp atau perkemahan di Desa Wisata Serang Kecamatan Karangreja.

Para pelajar yang terlibat kegiatan ini di antaranya berasal dari SMAN 1 Bobotsari, SMAN 2 Purbalingga, SMAN 1 Karangreja, SMAN 1 Kutasari, SMAN 1 Rembang dan SMA Maarif Karangmoncol.

Selanjutnya SMAN 1 Bukateja, SMA Maarif Karanganyar, SMA Muhammadiyah 2 Bobotsari dan SMA Negeri Sampang Cilacap.

Selama dua hari itu, seperti halnya pelajar SMP, mereka belajar bahasa Inggris dengan aneka metode menarik maupun aneka permainan yang menyenangkan.

Di antaranya ada acara Show and tell, Warm up games, Critical thinking, Lip-sync battle, practice session dan bonfire (api unggun).

"Pokoknya, baik SMP maupun SMA acaranya kami kemas menyenangkan,"  ujar Khaerul Anwar, alumnus SMAN 1 Purbalingga tahun 1987 ini.

Khaerul menandaskan, untuk mendukung kegiatan selama empat hari itu pihaknya melibatkan 20 relawan/volunteer.

Perinciannya, 10 relawan dari mancanegara di antaranya Amerika, Jerman, Belanda dan Mali serta 10 relawan dari berbagai tempat di Indonesia seperti Yogyakarta, Jakarta, Makasar dan Lombok.

Selama di Purbalingga, mereka menginap di berbagai home stay di Desa wisata Karangbanjar Kecamatan Bonongsari.

"Para volunteer itu berlatar belakang berbeda-beda. Ada yang konsultan perusahaan minyak, jurnalis, pegawai bank, guru di sekolah lnternasional, peneliti, mahasiswa. Mereka ingin berbagi pengalaman bersama para pelajar Purbalingga," ujar Khaerul Anwar. (sol)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini