atas1

Yang Lain Deklarasi Emak-emak Sibuk Selfi

Jumat, 05 Apr 2019 | 22:18:49 WIB, Dilihat 1178 Kali - Oleh Sholihul Hadi

SHARE


Yang Lain Deklarasi Emak-emak Sibuk Selfi Emak-emak sibuk selfi dengan Sandi saat deklarasi APNAS DIY, Jumat (5/4/2019) malam, di Hotel Inna Garuda Malioboro Yogyakarta. (sholihul hadi/koranbernas.id)

Baca Juga : Pelajar Jogja Himpun Rp 29 juta Bantu Korban Banjir


KORANBERNAS.ID – Aksi emak-emak militan pendukung calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Uno memang sulit dicegah. Seolah-olah tak ada yang berani menghalangi aksi mereka saat bertemu idolanya.

Begitu pula yang terjadi tatkala berlangsung Deklarasi APNAS DIY Menuju Indonesia Adil Makmur, Jumat (5/4/2019) malam, di Hotel Inna Garuda Malioboro Yogyakarta.

Begitu Sandi datang, serbuan pertama kali datang dari emak-emak. Praktis acara deklarasi Aliansi Pengusaha Nasional DIY pendukung Prabowo-Sandi dipimpin ketuanya Mirwan Syamsudin Syukur dan sekretaris Syarif Tholib, spontan berubah menjadi ajang selfi.

Seperti tidak peduli siapa pun, emak-emak langsung mengurung Sandi. Naskah deklarasi yang dibacakan oleh Syarif Tholib mereka dengarkan seolah-olah sambil lalu saja, sambil terus berselfi ria.

“Ayo kita duduk dulu. Selfinya nanti. Waktu Bang Sandi.... Harus jalan lagi ke Kebumen,” ungkap Erwin Aksa, yang menyebut Sandiaga Uno sebagai wapres.

Erwin Aksa, mantan politisi Partai Golkar itu sengaja ke Yogyakarta dalam rangka menghadiri deklarasi APNAS DIY. Sandi pun menyebut Aksa dengan panggilan adinda.

“Adinda saya Erwin Aksa ini di menit-menit terakhir keluar energi dan inovasinya, membuat APNAS insyaAllah membawa Indonesia adil makmur. Pertolongan dari Allah SWT, tentara-tentara itu datangnya di ujung, semakin menggelinding perjuangan kita,” ungkap Sandi.

Begitu acara deklarasi resmi berakhir, ketika pamit meneruskan perjalanan sehari itu sejak dari Balikpapan dilanjutkan ke Gunungkidul kemudian bergeser ke Kebumen Jawa Tengah, emak-emak masih enggan melepaskan Sandi dari kepungan mereka.

Begitu keluar dari ruang Borobudur tempat acara deklarasi, sejumlah pegawai hotel itu ternyata menyanggong Sandi di pintu keluar dekat restoran.

Praktis ajang selfi beralih tempat. Masih belum selesai, di pintu keluar hotel ada lagi yang menunggu. Lagi-lagi Sandi jadi rebutan selfi.

“Emak-emak tadi nggak peduli saat deklarasi. Selfi saja. Wah, kembali lagi serbuan,” kelakar Sandiaga Uno.

Sesi wawancara dengan media pun dimanfaatkan emak-emak untuk selfi. (sholihul hadi/koranbernas.id)

Sebelumnya pada acara yang dipandu oleh KRMT Indro Kimpling Suseno itu, Sandi juga diberi hadiah sepatu . Hadiah itu langsung dia kenakan. Sandi juga sempat membeli kopyah seharga Rp 100 ribu kemudian langsung dikenakan di lokasi acara.

“Saya sekarang ini dari ujung kepala sampai kaki memakai produk UKM. Sepatu saya basah tadi kemudian saya pakai sandal. Ini semua yang mengatur Allah SWT. Terus terang acara ini (deklarasi) tidak dijadwal. Gimana caranya pokoknya mampir. Teman di kala susah dan teman perjuangan adalah teman sejati,” ungkapnya.

Ketika berbicara di forum, Sandiaga Uno mengatakan dari berbagai analisa para pakar ekonomi, target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 7 persen sekarang ini belum bisa direalisasikan. “Kita tidak perlu menyalahkan,” kata dia.

Lebih baik, lanjut dia, dilakukan perubahan kebijakan yang rasional supaya perekomian Indonesia memihak para pengusaha nasional khususnya UKM.

Menurut Sandiaga Uno, kunci perubahan itu ada di TPS pada 17 April 2019. Seraya menyebut singkatan TPS “Tusuk Prabowo Sandi” dan “Tempat Pengusaha Sukses”, dalam kesempatan itu Sandi berkomitmen menaikkan pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 6,5 persen.

“17 April adalah referendum ekonomi nasional. Dunia usaha harus berkembang. Pasal 33 UUD 1945 harus ditegakkan. Kita beri karpet merah para pengusaha nasional dan pribumi untuk berinvestasi,” tandasnya.

Apabila investasi dimudahkan, UMKM dibebaskan dari pajak pada dua tahun pertama, revitalisasi sektor industri dan program OK OCE mampu memunculkan 2 juta pengusaha baru, maka pertumbuhan ekonomi akan membawa Indonesia adil dan makmur. (sol)



Jumat, 05 Apr 2019, 22:18:49 WIB Oleh : Sholihul Hadi 415 View
Pelajar Jogja Himpun Rp 29 juta Bantu Korban Banjir
Jumat, 05 Apr 2019, 22:18:49 WIB Oleh : Sari Wijaya 1966 View
Pria Kelahiran Belanda Gugat Anggota DPRD Bantul
Jumat, 05 Apr 2019, 22:18:49 WIB Oleh : Sholihul Hadi 1220 View
Ribuan Orang Tunggu Kehadiran Jokowi di Kulonprogo

Tuliskan Komentar