wisma-wanagama-tertutup-untuk-pasien-suspek-coronaWisma yang terletak di kawasan hutan Wanagama di wilayah Kalurahan Banaran, Kapanewon Playen, yang digunakan untuk isolasi bagi warga suspek Corona. (sutaryono/koranbernas.id)


St Aryono

Wisma Wanagama Tertutup untuk Pasien Suspek Corona

SHARE

KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL – Kawasan hutan Wanagama milik UGM yang ada di wilayah Kalurahan Banaran, Kapanewon Playen, tertutup bagi pasien suspek Corona. Padahal selama ini Wisma Wanagama yang berada di tengah kawasan hutan, oleh Pemkab Gunungkidul dijadikan lokasi untuk isolasi bagi warga suspek Corona.


Baca Lainnya :

     

    “Karena kawasan hutan termasuk Wisma Wanagama itu oleh UGM akan digunakan sendiri, maka sekarang ini kita sedang mencari alternatif lokasi lain untuk bisa menggantikan Wanagama,” kata Edy Basuki, Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Senin (3/8/2020).


    Baca Lainnya :

       

      Edy menjelaskan, sejak awal Wisma Wanagama diproyeksikan hanya sebulan digunakan, namun oleh pemerintah diperpanjang sebulan berikutnya. Untuk Wisma Wanagama awalnya digunakan pada pertengahan bulan Mei 2020 lalu.

       

      "Dulu awalnya satu bulan dan berakhir bulan Juni. Perjanjian pertama itu 37 hari. Kalau tidak salah di tanggal 30 Juni selesai. Kemudian ada kebijakan perjanjiannya diperpanjang hingga 31 Juli," kata Edy.

       

      Pihak UGM, menurut Edy, akan menggunakan wisma yang terletak di tengah hutan Wanagama itu untuk kegiatan internal pada bulan September mendatang. Setelah masa kontrak berakhir, Pemerintah Gunungkidul diberikan waktu selama sepekan untuk masa transisi oleh UGM. Pemkab Gunungkidul menyewa Wisma Wanagama untuk bulan pertama sekitar Rp 103 juta, dan bulan kedua mendapatkan diskon, sehingga hanya membayar sekitar Rp 52 juta.

       

      Kepala Dinkes Gunungkidul, dr Dewi Irawati, mengakui hal tersebut. Hingga kini pihaknya masih mencari Puskesmas yang mampu menampung pasien rapid tes reaktif. Diharapkan dalam pekan ini sudah ada lokasi untuk menggantian Wanagama, yang kini dihuni 7 pasien.

       

      Sebagaimana diketahui, hutan yang dikembangkan oleh UGM sejak tahun 1964 ini memiliki wisma yang terdiri dari beberapa kamar atau paviliun. Salah satunya kompleks Wisma Wanagama milik Fakultas kehutanan UGM. (eru)



      SHARE

      BERITA TERKAIT

      Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

      Tulis Komentar disini