Rabu, 22 Sep 2021,


widyaiswara-profesi-yang-menarikAgus Suharsono SH MHum salah seorang narasumber workshop Karya Tulis Ilmiah bagi widyaiswara DIY di Balai Diklat PU Jalan Ngeksigondo Yogyakarta, Kamis (07/02/2019). (arie giyarto/koranbernas.id)


sholihul
Widyaiswara Profesi yang Menarik

SHARE

KORANBERNAS.ID – Sejumlah 80 orang widyaiswara dari berbagai instansi di DIY, Kamis (07/02/2019), mengikuti lokakarya atau workshop Penyusunan Proposal Karya Tulis Ilmiah (KTI).


Pada acara  yang digelar Ikatan Widya Iswara (IWI) DIY di Diklat PU Jalan Ngeksigondo ini, para peserta mendapatkan beberapa materi para pakar di bidangnya. Juga ada sesi penugasan.

  • Bulus Raksasa Sempat Dijual
  • Bank Diminta Biayai Sebanyak Mungkin UKM

  • Ketua IWI DIY Drs Witono MKes menjawab pertanyaan koranbernas.id menjelaskan, kegiatan ini bertujuan agar peserta bisa membuat KTI Jadi dan Apik.

    Jadi maksudnya, jaminan akan kualitas terpenuhi. Akuntabilitasnya bisa dipertanggungjawabkan. Data baru dan penting, inovatif dan bisa ditindaklanjuti dengan rekomendasi pemecahan masalah.

  • Pengusaha Mebel Incar Pasar Lokal
  • DPRD Temanggung Sahkan Tiga Perda

  • Sedangkan Apik berarti karyat tulis ilmiah itu merupakan hasil pemikiran sendiri bukan plagiat. Memiliki urgensi dan punya manfaat. Ilmiah, artinya karyanya didasari kaidah keilmuan.

    Juga harus konsisten dengan lingkup kediklatan atau spesifikasi widyaiswara. Ditambah obyektif, tidak boleh mengganti fakta dengan dugaan.

    Profesi menarik

    Menurut Witono, widyaiswara merupakan profesi yang banyak menarik minat.

    Di DIY terdapat 160 anggota IWI. Ada empat kategori yakni Pratama, Muda, Madya serta Utama. "Untuk bisa naik pangkat harus dengan Karya Tulis Ilmiah," kata Witono.

    Persyaratan tersebut di antaranya menjadi motivasi peserta mengikuti lokakarya seperti ini.

    Dia mengakui banyak juga widyaiswara yang terganjal kenaikan pangkatnya lantaran tidak mampu memberikan andil pengembangan profesi dalam bentuk KTI.

    Memang tidak semua orang punya bakat menulis, apalagi dengan kaidah-kaidah yang mengikat. “Namun itu bisa dipelajari dengan kesungguhan hati,” kata dia. (sol)



    SHARE



    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini