Senin, 06 Des 2021,


walikota-seindonesia-sepakat-smart-city-jangan-sebatas-platformPenutupan rapat kerja Apeksi di Yogyakarta. (istimewa)


Siaran Pers
Walikota se-Indonesia Sepakat Smart City Jangan Sebatas Platform

SHARE

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Rapat Kerja Teknik Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) yang berlangsung tiga hari di The Rich Jogja Hotel resmi berakhir, Jumat (15/10/2021). Walikota se-Indonesia sepakat smart city atau kota pintar jangan hanya sebatas platform atau teknologi, tetapi yang lebih utama terbentuknya ekosistem smart city di dalam kota tersebut.


“Ekosistem yang dimaksud adalah masyarakatnya siap, birokrasinya siap dalam memanfaatkan semua sumber daya yang dimiliki untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan kualitas kehidupan yang tinggi melalui pemerintahan berbasis partisipasi masyarakat,” ungkap Alwis Rustam, Direktur Eksekutif Apeksi sekaligus Sekretaris Dewan Pengurus Apeksi kepada wartawan usai acara penutupan.


Menurut Alwis, forum Apeksi menjadi momentum sangat baik bagi walikota untuk menguatkan sinergi antarwalikota dalam penguatan ekonomi, termasuk sinergi dengan swasta dan dunia usaha. Selain itu, penerapan konsep smart city juga akan berdampak positif sangat besar bagi sektor pariwisata.

“Tekonologi informasi dalam smart city akan menyajikan beragam informasi yang memudahkan masyarakat mengunjungi destinasi wisata," ujarnya.


Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti yang menutup rapat berpesan kepada seluruh walikota anggota Apeksi agar jangan terlalu fokus pada infrastuktur atau label kotanya sebagai smart city.

Yang lebih utama dari konsep smart city adalah tersambungnya pemerintah, dunia usaha, masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

“Walikota tidak usah pusing-pusing dengan infrastukturnya. Smart city itu sederhana, yaitu menyambungkan keempat pilar penopangnya, pemerintah, swasta, masyarakat dan ASN/birokrasi,” ujarnya.

Menurut Haryadi, agar konsep smart city membawa dampak positif lebih besar diperlukan peningkatan kualitas pemanfaatan teknologi informasi dan komuniksi oleh keempat pilar penopang.

“Smart city bukan apa tapi siapa yang menjalankannya. Jadi bukan hanya label smart city saja, tapi antara pemerintah, masyarakat, swasta dan ASN betul-betul terhubung untuk peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Gelaran Apeksi 2021 yang mengusung tema besar Membangun Ekosistem Smart City Berkelanjutan bagi Penanggulangan Pandemi ini penting untuk melanjutkan semangat bagi para pemerintah kota di Indonesia mengimplementasikan smart city atau kota cerdas dalam kerangka pembangunan ke depan di wilayahnya.

Alhamdulilah kegiatan APEKSI 2021 di Yogya berlangsung lancar, tidak ada laporan penularan kasus Covid-19 dan bisa merumuskan sejumlah hal penting yang menjadi evaluasi bagi para anggota yang hadir," kata Haryadi Suyuti.

Direktur Eksekutif Apeksi sekaligus Sekretaris Dewan Pengurus Apeksi,  Alwis Rustam, mengatakan total ada 53 walikota hadir secara langsung dan perwakilan dari 70 pemerintah kota lainnya.

“Apeksi ini menjadi momentum sangat baik bagi walikota untuk menguatkan sinergi antarwalikota dalam penguatan ekosistem ekonomi, termasuk sinergi dengan swasta/dunia usaha," kata dia.

Ekosistem yang dimaksud adalah masyarakatnya siap, birokrasinya siap dalam memanfaatkan semua sumber daya yang dimiliki untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan kualitas kehidupan yang tinggi melalui pemerintahan berbasis partisipasi masyarakat.

Menurut Alwis, forum itu berfokus mengangkat penerapan konsep smart city yang dinilai akan memberi dampak positif sangat besar bagi sektor pariwisata.

“Tekonologi informasi dalam smart city akan menyajikan beragam informasi yang memudahkan masyarakat mengunjungi destinasi wisata,” ujarnya.

Dalam acara penutupan, diberikan penghargaan kepada stan expo terbaik. Untuk stan instansi pemerintah terbaik pertama dari Kota Makasar,  terbaik kedua Stan Kota Semarang, terbaik ketiga Pemerintah Kota Yogyakarta, Dinas perindustrian Provinsi Sumatera Selatan terbaik keempat.

Sedangkan stan perusahaan swasta, terbaik pertama PT Arion Indonesia,  terbaik kedua PT Aliansi Sakti, terbaik ketiga PT Maju Bersama Gemilang, terbaik keempat PT Matahari Techno Logi Jaya. Masing-masing mendapatkan piala dan penghargaan. (*)


TAGS: Apeksi  smartcity 

SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini