atas1

Wakili Lomba IVA Test Nasional, Bimomartani Tak Sekadar Kejar Juara

Jumat, 24 Mei 2019 | 05:59:04 WIB, Dilihat 593 Kali - Oleh Nila Jalasutra

SHARE


Wakili Lomba IVA Test Nasional, Bimomartani Tak Sekadar Kejar Juara Desa Bimomartani, Kecamatan Ngemplak mewakili Provinsi DIY dalam Lomba Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA Test) tingkat nasional, Kamis (23/5/2019). (istimewa)

Baca Juga : Tidak Mengikuti Jalan Berbelok, Pengendara Motor Terjebur Sungai


KORANBERNAS.ID--Desa Bimomartani, Kecamatan Ngemplak berhasil mewakili Provinsi DIY untuk mengikuti Lomba Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA Test) tingkat nasional. Bertempat di Balai Desa Bimomartani, Ngemplak, Tim Penilai yang dari Pokja IV PKK Pusat disambut oleh Bupati Sleman dan Ketua PKK Sleman, Kamis (23/5/2019).

Bupati Sleman, Sri Purnmo mengatakan, lomba IVA test Tingkat Nasional dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK tahun 2019 tersebut, bukan semata-mata untuk meraih juara. Yang lebih penting adalah sebagai wadah edukasi kepada masyarakat dalam upaya penanggulangan penyakit kanker serviks dan kanker payudara.

“Saya harap melalui momentum ini masyarakat lebih sadar akan pentingnya deteksi dini kanker serviks dan dan payudara. Selain itu, bisa menjadi contoh untuk desa lainya di Sleman,” kata Sri Purnomo.

Ia berharap dengan pelaksanaan kegiatan tersebut, 10 program PKK di Sleman dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien. Selanjutnya, Sri Purnomo berharap hasil evaluasi dari tim verifikasi Lomba IVA Test dapat menyampaikan laporan hasil secara langsung, agar selanjutnya digunakan untuk bahan evaluasi perbaikan kinerja PKK.

Ketua Pokja IV PKK Pusat Laksmi Widiyastuti mengatakan, kegiatan lomba dalam rangka HKG PKK yang diselenggarakan setiap tahun, mendapat respon positif masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan kualitas penyelenggaraan HKG PKK yang semakin baik dan membawa nilai positif dalam pengembangan pemberdayaan masyarakat.

Ia berharap daerah yang terpilih mengikuti lomba merupakan sebuah prestasi dapat dijaga kesinambungannya.

“Biasanya lokasi pemenang HKG PKK menjadi ajang studi banding dan berbagi pengalaman bagi daerah lain, maka kembangkan prinsip keterbukaan saling belajar hal seperti ini yang menjadi prinsip dasar pemberdayaan keluarga,” katanya.

Ia mendorong setiap daerah untuk mempunyai program pembinaan pasca lomba yang dilakukan secara simultan, sehingga dapat meningkatkan relasi yang lebih luas untuk kepentingan nasional. (SM)



Jumat, 24 Mei 2019, 05:59:04 WIB Oleh : Sari Wijaya 362 View
Tidak Mengikuti Jalan Berbelok, Pengendara Motor Terjebur Sungai
Kamis, 23 Mei 2019, 05:59:04 WIB Oleh : Nila Jalasutra 530 View
Tridadi Maju Lomba Desa Tingkat DIY
Kamis, 23 Mei 2019, 05:59:04 WIB Oleh : Nila Jalasutra 419 View
Bupati Beri Pesan Khusus kepada Pejabat

Tuliskan Komentar