waasops-kasad-cek-kesiapan-pasukan-operasi-pamtasWakil Asisten Operasi Kasad Brigjen TNI Untung Budiharto mengecek persiapan pasukan Yonif 406/Ck. (istimewa)


redaktur

Waasops Kasad Cek Kesiapan Pasukan Operasi Pamtas

SHARE

KORANBERNAS.ID -- Wakil Asisten Operasi Kasad Brigjen TNI Untung Budiharto beserta rombongan didampingi Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa SE MM, mengecek persiapan Pasukan Yonif 406/Ck di lapangan Yonif 406/Ck Bojong Purbalingga, Jumat (17/5/2019).

Dalam pengarahannya Waasops Kasad mengatakan,perbatasan RI-PNG memiliki berbagai permasalahan dengan latar belakang budaya.


Baca Lainnya :

Wilayah itu hingga kini masih menghadapi permasalahan cukup kompleks menyangkut kedaulatan, integritas maupun martabat masing-masing negara.

Kawasan perbatasan juga memiliki potensi kerawanan yang cukup tinggi seperti penyelundupan, kegiatan ilegal, pelanggaran perbatasan/pelanggaran patok-patok, termasuk mobilitas atau migrasi penduduk secara ilegal.


Baca Lainnya :

Dihadapkan pada keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, kawasan perbatasan harus benar-benar dapat dijamin keamanannya.

"Tugas kalian di perbatasan menegakkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kehadiran kalian harus mampu memberikan dampak positif bagi kepentingan keamanan perbatasan maupun untuk membantu masyarakat agar tetap memiliki wawasan kebangsaan, cinta tanah air dan nasionalisme yang tinggi walaupun terdapat kesenjangan ekonomi dengan masyarakat negara tetangga. Setiap prajurit harus mampu menjaga martabat dan kehormatan yang dilandasi sapta marga dan sumpah prajurit," tegasnya.

Dia juga berpesan para prajurit mulai dari sekarang untuk mengetahui adat dan budaya, sehingga begitu sampai tempat tujuan segera beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi wilayah setempat.

“Cari informasi sebanyak-banyaknya tentang situasi dan kondisi, adat dan budaya serta peluang-peluang yang mungkin dapat diterapkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Kepada unsur pimpinan, Waasops meminta untuk dapat memimpin anggotanya dengan benar. Jangan sekali-kali lengah oleh situasi yang aman, jaga disiplin tempur agar selalu siap dan siaga.

“Perwira harus bertanggung jawab terhadap anggotanya dan yang tak kalah penting kuasai taktik dan teknik dalam melaksanaan operasi dengan benar sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan,” kata jenderal bintang satu itu.

Brigjen TNI Untung Budiharto berharap prajurit Yonif 406/Ck menguasai dan mahir melaksanakan tugas pengamanan perbatasan (pamtas) RI-PNG baik teknis maupun taktis sesuai dengan materi-materi pratugas.

Yang terpenting, faktor keamanan dan kesehatan selama penugasan di sana harus dijaga.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana S Sos M M  MHan, Danbrigif 4/DR, serta  para Dan/Ka Balakdam IV/Diponegoro serta para Komandan Satuan Jajaran Korem 071/Wk. (iry)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini