atas1

UNBK SMK Ini Raih 50 Terbaik di DIY

Senin, 13 Mei 2019 | 15:18:38 WIB, Dilihat 946 Kali - Oleh Yvesta Putu Sastrosoendjojo

SHARE


UNBK SMK Ini Raih 50 Terbaik di DIY Para siswa SMK Kesehatan Binatama mendapatkan ucapan selamat usai wisuda Purna Siswa Tahun Pelajaran 2018/2019 di The Phoenix Hotel, Senin (13/5/2019).(yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Baca Juga : Wah Ada Gua Warna-warni di Purbalingga


KORANBERNAS.ID -- SMK Kesehatan Binatama menggelar wisuda Purna Siswa Tahun Pelajaran 2018/2019 di The Phoenix Hotel, Senin (13/5/2019). Wisuda Angkatan ke-IV ini dikuti oleh 78 siswa kelas XII. Jumlah ini terdiri dari sebanyak 44 siswa Program Keahlian Keperawatan dan 34 siswa Program Keahlian Farmasi.

Nuri Hastuti, Kepala SMK Kesehatan Binatama mengungkapkan, kedua program keahlian meluluskan 100 persen siswanya. Dari jumlah itu, nilai Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) para siswa juga cukup membanggakan.

Untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, nilai tertinggi sebesar 98,0. Bahasa Inggris tertinggi  86,0 dan Matematika tertinggi 77,5. Sedangkan nilai Teori Kejuruan tertinggi sebesar 77,5.

"Suatu kebanggan pula tahun ini ada 12 siswi yang meraih nilai di atas 90,0 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia," paparnya.
 
Nuri menambahkan, jumlah nilai tertinggi UNBK untuk Program Keahlian Keperawatan sekaligus nilai tertinggi di SMK Kesehatan Binatama sebesar 314,5 diraih oleh ananda Elsa Nur Fitriana. Sementara jumlah tertinggi untuk Program Keahlian Farmasi sebesar 272,5 diraih oleh ananda Indayati Hasanah.

Berdasarkan hasil UNBK Tahun Pelajaran 2018/2019 tingkat provinsi SMK Kesehatan Binatama meraih urutan ke 51 dari 216 SMK baik Negeri maupun Swasta se-DIY.

"Di tingkat kabupaten meraih urutan ke 14 dari 56 SMK Negeri/Swasta se-Kabupaten Sleman," jelasnya.

Nuri berharap kelulusan ini hendaknya dimaknai sebagai awal dari sebuah perjalanan hidup selepas pendidikan menengah dengan berbagai permasalahan hidup yang harus dihadapi kelak. Dengan demikian dapat terbentuk kedewasaan pribadi dan kematangan ilmu pengetahuan yang kelak dapat berguna bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan Negara.

Hal ini sesuai dengan visi sekolah ingin menghasilkan lulusan yang berakhlak mulia dan kompeten di bidang kesehatan, SMK Kesehatan Binatama telah bekerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) sebagai tempat magang para siswa mulai dari rumah sakit hingga perusahaan farmasi. Lulusan SMK Kesehatan Binatama telah melalui berbagai tahapan uji kompetensi sesuai program keahlian masing-masing dan sudah memiliki sertifikat profesi dari LSP sebagai Asisten Tenaga Kesehatan.

"Sehingga setelah lulus mereka sudah bisa langsung bekerja dan bisa melanjutkan ke perguruan tinggi negeri maupun swasta," imbuhnya.(yve)



Minggu, 12 Mei 2019, 15:18:38 WIB Oleh : Prasetiyo 565 View
Wah Ada Gua Warna-warni di Purbalingga
Minggu, 12 Mei 2019, 15:18:38 WIB Oleh : Nila Jalasutra 8083 View
Usianya 23 Tahun, Dokter Ini Lolos Jadi Anggota DPRD
Minggu, 12 Mei 2019, 15:18:38 WIB Oleh : Prasetiyo 468 View
Dikunjungi Menteri BUMN, Golaga Terus Berbenah

Tuliskan Komentar