tolak-disebut-memphk-kharisma-baik-pada-karyawan-Kuasa hukum PT Kharisma Eksport Prima Wardhana Sasmita SH MM Mhum memberi keterangan terkait kondisi perusahaan tersebut di RM Bale Ayu, Selasa (26/2/2019) siang. (Sari Wijaya/koranbernas.id)


sri-wijaya

Tolak Disebut Mem-PHK, Kharisma Baik pada Karyawan


SHARE

KORANBERNAS.ID -- PT Kharisma Eksport menyatakan jika mereka memperlakukan karyawannya secara baik. Mereka menerapkan pola hubungan seperti keluarga sehingga penuh kehangatan dan juga dekat antara pemilik perusahaan Ny Endang Riwayati dengan jajaran manajamen dan karyawan yang jumlahnya 588 orang tersebut.

Pernyataan ini muncul pasca sebanyak 29 eks karyawan PT Kharisma Eksport mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bantul di Jalan Gatot Subroto, Bantul, Selasa (19/2/2019) lalu. Mereka menuntut pihak manajemen memenuhi apa yang menjadi hak mereka usai diberhentikan dari perusahaan furniture yang pemasarannya ke luar negeri tersebut.


Baca Lainnya :

Menurut kuasa hukum PT Kharisma Eksport, Prima Wardhana Sasmita SH MM M.Hum, perusahaan yang punya 4 lokasi di wilayah Sewon ini juga selalu memberikan gaji karyawan tepat waktu sudah sesuai UMR dan juga memberikan reward jika ada karyawan yang overtime dalam bekerja.

“PT Kharisma Eksport memperlakukan karyawan secara baik. Kalau ada informasi terkait PT Kharisma yang tidak membayarkan hak pesangon kepada karyawan yang diputus hubungan kerja, itu hanya sedang menyamakan angkanya saja,” kata Prima dampingi manajeman dan juga perwakilan karyawan di RM Bale Ayu, Selasa (26/2/2019) siang.
    
Sehingga untuk pembayaran pesangon bagi 10 orang eks karyawan  saat ini sedang dilakukan mediasi hingga batas waktu 21 Maret mendatang.  Menurut Prima Wardhana dalam mediasi yang dilakukan di Kantor Disnakertrans Bantul antara perwakilan eks karyawan dan kuasa hukum serta pihak PT Kharisma Eksport sedang sama-sama mencocokkan angka pastinya.


Baca Lainnya :

“Selisihnya kecil, misal mereka menghitung 7 kali gaji,  hitungan kita 6 kali gaji. Itu hanya contoh saja. Namun yang jelas kami ada itikad baik untuk menunaikan apa yang menjadi  kewajiban kami,”katanya. Dan tentu saja berharap semua akan tertunaikan sebelum masa mediasi habis, sehingga tidak perlu membawa  persoalan tersebut hingga ranah peradilan (hukum). Karena pasti akan menyita waktu yang panjang.

Dapat Perlakuan Baik
Sementara salah satu karyawan, Jumiyati yang telah bekerja selama 12 tahun mengatakan jika dirinya mendapat perlakukan yang baik selama bekerja di perusahaan  ini. Penggajian juga lancar.

“Bu Endang itu orangnya  ramah, baik dan menyatu tidak ada jarak  dengan karyawan,”katanya.

Dirinya mengaku kagum dengan atasannya tersebut, masih muda, cakap dan pandai dalam mengembangkan perusahaan.

“Saya kagum, masih muda sudah menjabat sebagai direktur. Dan oranganya baik,” ujarnya.

Begitupun saat dirinya mengalami kecelakaan kerja dia dikunjungi langsung oleh atasanya tersebut. Dan saat suaminya meninggal 31 Januari lalu, juga dikunjungi beserta jajaran manajemen serta diberikan santunan.

“Saya bukan melihat uang santunanya,  dan tentu saja saya mengucapkan terima kasih. Namun lebih dari itu, bentuk perhatian dan kekeluargaan dari Bu Endang dan manajeman kepada keluarga saya sangat saya syukuri,” jelasnya.

Demikian pula dikatakan Kiswanto yang bekerja di bagian produksi sejak tahun 2003.

“Saya termasuk karyawan yang bekerja di awal-awal perusahana ini berdiri. Saya kerja tahun 2003 dan perusahaan sendiri berdiri tahun 2002. Saya tahu betapa uletnya Bu Endang membangun perusahaan ini dari awalnya 70 orang laryawan, kini menjadi 588 orang,” katanya.
Dan selama bekerja, dirinya diperlakukan secara baik, gajinya juga lancar serta penuh dengan suasana kekeluargaan.

Sedangkan manager HRD PT Kharisma Ekpsort Setyo Suwito mengatakan bagi karyawan yang bekerja di perusahaannya menanda tangani kontrak setiap tahun. Dan berdasarkan aturan perundangan maka jika sudah 5 tahun lebih maka menjadi karyawan tetap.

"Mereka bekerja menandatangani kontrak. Dan bagi pekerja yang diputus kontrak, bisa kita panggil lagi ketika memang kondisi perusahaan sudah membaik karena PT karisma Eksport  dalam dua bulan ini mengalami penurunan order, sehingga harus memutus kontrak dengan beberapa karyawanya. Dan sebelum memutuskan siapa yang diputus kontrak, kita sudah menanyakan dulu ke bagian masing-masing,” katanya.

Pemutusan kerja ini mengacu kepada kinerja dari masing-masing karyawan. Menurut Setyo, perusahaan ini juga pernah mengalami kondisi yang sama beberapa waktu lalu. Namun ketika perusahaan kondisinya sudah membaik, kemudian direkrut bekerja kembali. (yve)


TAGS:

SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini